Bukittinggi - Sedikitnya 100 orang anak yatim piatu di wilayah Bukittinggi/Agam mendapat santunan dari Letkol. Kav Salim KD Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam. Santunan berupa uang tunai dan bingkisan bahan-bahan pokok diberikan langsung di malam pergantian tahun dipanggung lapangan Wirabraja Bukittinggi, Senin (31/12/2018).

Detik-detik malam pergantian tahun baru, Letkol. Kav Salim KD Dandim 0304/Agam mengatakan, seperti kegiatan tahun sebelumnya, kita selalu bertausiyah, berdoa dan berzikir bersama anak-anak yatim piatu dipenghujung tahun. Sebagai umat beragama kita selalu berusaha berbagi kebahagian kepada anak yatim piatu meskipun sedikit.

Lanjut Dandim, pergantian malam tahun baru sebaiknya bermuhasabah, berdoa kepada Allah SWT di rumah, di masjid atau di mushala. Berharap dimasa yang akan datang lebih baik dari masa sebelumnya. 

Selain itu tambah Salim, kita harus yakin dalam mencari nafkah, sebahagian rejeki yang kita dapatkan, ada rejeki orang lain yang tidak mampu. Nah, dengan berbagai bersama anak-anak yatim piatu inilah rejeki kita akan selalu bertambah.

Doa dan zikir bersama anak-anak yatim dilapangan Wirabraja, Bukittinggi ini dihadiri oleh seluruh Komandan Rayon Militer serta jajaran Kodim 0304/Agam, Walikota Pemko Bukittinggi yang diwakili Asisten 2, Ismail Djohar. Kabag Humas Pemko Bukittinggi, Yulman, Camat Aur Birugo Tigo Baleh, Hendri.

Kapolres Kota Bukittinggi diwakili Kasat Binmas, AKP. Reddy Triananto, Ketua MUI Bukittinggi Aidil Alfin, Ustads Fikri, Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, Wakil Ketua DPRD Agam, Ormas FKPPI, Pemuda Pemuda Pancasila dan Masyarakat.

"Sebagai umat muslim yang taat, evaluasi diri itu harus selalu dilakukan setiap saat bukan saat pergantian tahun saja. Menyambung silahturahmi adalah salah satu jalan menambah rezki bagi umat muslim dan berbagi rejeki kepada anak yatim piatu adalah bentuk taat seorang muslim kepada Sang pencipta, Allah SWT," tutup Ketua MUI Bukittinggi Aidil Alfin. (Rizky)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.