Padangpanjang, Editor.- Peringatan 89 tahun MA-KMM Kauman Padangpanjang pada Januari 2018 ini akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Bentuk kegiatannya terdiri khatam hafiz, kejuaraan Ecstu-4 Sumbar, diskusi kelompok terarah (focus group discussion: FGD) dan resepsei HUT.

Di bidang kegiatan khatam hafiz Quran, sebut Kepala Sekolah MA-KMM (Madrasah Aliyah Kuliatul Mubalighien Muhammadiyah) Kauman Padangpanjang, Derliana, pesertanya sebanyak 70 orang dari siswa Kelas-XII. Sebanyak 8 orang di antaranya peserta 30 juz, sedang 62 orang lainnya bervariasi 3 – 28 juz.

Inilah salah satu prestasi sangat menggembirakan dari perkembangan MA-KMM Kauman di usinya yang ke-89, sebut Derliana didampingi Ketua Panitia Milad, Amel Dahlan di perguruan itu, Rabu (2/1). Kepada para khafiz 30 jus itu nanti, jika lulus test, panitia Insya Allah akan memberinya reward masing-masing satu buah notebook.

Terkait kegiatan Ecstu-4 (Explore Creativity Student yang ke-4 kali), panitia akan menggelar 3cabang lomba pada 21-27 Januari datang. Rinciannya, lomba tahfiz Quran, pionering pramuka dan bola voli antar siswa SMP/MTs se-Provinsi Sumatera Barat. Hadiah disediakan panitia untuk ketiga cabang lomba ini sekitar Rp 22 juta.

Sementata itu pada kegiatan FGD, Derliana menyebut topiknya terkait upaya pemikiran pengembangan Kauman Padangpanjang ke depan. Salah satu terkait upaya pengembangan kampus perguruan. Karena kampus di Kauman kini tidak memadai lagi, terlebih jika dilihat pada perkembangan/peningkatan jumlah pelajarnya.

Karena itu peserta FGD akan menghadirkan PWM Sumbar, PWA Sumbar, Rektor UMSB Sumbar, PDM Pabasko, Dekan FKIP-UMSB di Padangpanjang, para kepala sekolah di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Kauman Padangpanjang, dan Ketua alumni dari alumni jenjang pendidikan di Kauman.

Untuk diketahui, di komplek perguruan Muhammadiyah Kauman Padangpanjang yang berkampus di Gugukmalintang, kawasan pusat Kota Serambi Mekah itu terdapat jenjang pendidikan dari PAUD, TK, SD/MI, MTs/SMP, MA-KMM/SMA, sampai perguruan tinggi yakni FKIP di bawah UMSB Sumbar.

Dari referensi dimiliki Editor, Perguruan Muhammadiyah Kauman Padangpanjang berdiri 1926 M. Ini perguruan agama (Islam) ke-5 di Kota Serambi Mekah itu, setelah Thawalib di Pasausang  pada 1911 oleh Abdul Karim Amrullah (ayah Buya HAMKA), Diniyah School  (1915), Thawalib Gunung (1918) dan Diniyah Putri (1923).

MA-KMM sendiri, seperti disebut oleh Derliana,yang juga  alumni Muhamaddiyah, berdiri pada 1930 dengan kepala sekolah pertamanya Buya HAMKA. Ulama dan sasterawan besar itu memimpin MA-KMM Kauman hingga 1936 (enam tahun). Derliana sendiri merupakan Kepsek yang ke-18. ** Berliano Jeyhan/Yetti Harni

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.