Padangpanjang -- Warga heboh, Bom Geranat jenis Nanas penainggalan militer jaman dulu di temukan warga Bukik Kanduang Rt.9 kelurahan gantiang kecamatan Padangpanjang Timur, Sabtu (5/1/2019) sekitar pukul 11.00 Wib di sekitar pekarangan rumah.

Elmi St Pangulu (64) warga yang menemukan Granat mengatakan, saat dirinya sedang membersihkan pekarangan rumah tanpa sengaja saat mencangkul tanah terbawa benda keras yang dikira batu, namun setelah di lihat dengan jeli ternyata benda bulat tersebut adalah Bom Granat.

"Tadi ketika saya sedang mencangkul tak sengaja cangkul saya terbentur oleh benda keras, saya kira batu, setelah saya ambil dan saya perhatikan bentuk serta beratnya ternyata benda tersebut adalah Granat, lalu segera saya telp Polsek setempat agar segera di amankan," ujar Elmi menceritakan kronologis penemuan Bom tersebut.

Usai mendapatka laporan, pihak Polres dan Polsek langsung turun kelokasi untuk mengamankan benda berbahaya terarbut. Kapolres AKBP. Cepi Noval, SIK melalui Kapolsek Padangpanjang AKP. Yuhendri, SH didampingi Kasat Lantas Iptu. Mendrofa, SH. dan Kasat Sabara Polres Padangpanjang AKP. Winedri, tiba di lokasi, tanpa ragu, dengan disaksikan warga setempat, Granat jenis nanas itu akhirnya diamankan.

Aksi menegangkan Iptu. Mendrofa saat mengevakuasi Bom Granat, sempat menjadi tanda tanya warga, konon Polisi yang kesehariannya sebagai Kasat lantas itu ternyata mantan Penjinak Bom di Detesemen Gegana Sat Brimob Polda Sumbar, tanpa makan waktu lama akhirnya Bom tersebut langsung dibungkus dan dibawa ke Polsek.

"Alhamdulliah Bom yang masih aktif ini dapat kita amankan, setelah ini Granat jenis Nanas ini akan kita bawa ke polsek untuk seterusnya ditindaklanjuti oleh tim Gegana dari Sat Brimob," jelas Mendrofa

Lebih lanjut Iptu. Mendrofa juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan benda- benda seperti Bom, senjata api dan barang berbahaya lainnya agar segera melaporkan ke pihak kepolisian supaya dapat di amankan dengan cepat. (Put)



Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.