Bukittinggi - Dalam sesi konfrensi pers Polres Kota Bukittingi Tahun 2018,  menyampaikan, "

Data Kriminalitas di wilayah hukum Polres Kota Bukittinggi pada tahun 2018, jumlah tindak pidana sebanyak 811 kasus, sementara jumlah penyelesaian tindak pidana sebanyak 449 kasus. Hal tersebut disampaikan Kapolres Kota Bukittinggi AKBP. Arly Jembar didampingi Wakapolres Kompol. Sumintak dan seluruh Kepala Satuan (Kasat) dan Kepala Bagian (Kabag) serta jajaran Polres Kota Bukittinggi Jumhana saat konferensi pers, Minggu (30/12) di Mapolres Kota Bukittinggi.

Ini artinya lanjut Kapolres, presentasi penyelesaian kasus sepanjang tahun 2018 sebesar 55%. Sementara data kasus konvensional yang menonjol diantaranya, ujar Kapolres,  pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 200 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) sebanyak 10 kasus sementara pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 171 kasus. 



Menurut Kapolres, Data kasus trans nasional jenis perdagangan orang secara langsung (traffiking in person) sebanyak 2 kasus dan tindak pidana narkoba sebanyak 61 kasus. Terkait dengan tindak pidana narkoba Kapolres menambahkan, tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah kota Bukittinggi sebanyak 36 kasus sementara di wilayah Agam Timur sebanyak 25 kasus. Penyitaan terhadap barang bukti jenis Sabu-sabu sekitar 53,8 Kg, jenis Ganja 46,4 Kg dan Ekstasi sebanyak 493 butir. Dengan jumlah tersangka (tsk) sebanyak 80 orang. 

Untuk data kejahatan terhadap kekayaan negara atau tindak pidana pertambangan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di wilayah hukum Polres Bukittinggi sebanyak 3 kasus. 

Selain itu Polres Kota Bukittinggi juga melakukan kegiatan pengamanan dan operasi rutin sepanjang tahun 2018, diantaranya pengamanan pembongkaran pasar atas hingga pengamanan aksi bela muslim uigur. 

“Sementara untuk operasi rutin diantaranya operasi antik singgalang hingga operasi mantap brata singgalang yang saat ini masih berlangsung," tutup Kapolres. (Rizky)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.