Batusangkar - Malam Authentic Minangkabau yang dihadiri ratusan tamu dan undangan yang terdiri dari raja-raja se-nusantara dan perantau serta Staf Khusus Wapres Syahrul Ujud dibuat terkagum-kagum atau terpukau oleh penampilan para model yang mengenakan pakaian rancangan anak nagari serta penampilan tari tenun dari sanggar Sari Bunian.

Kegiatan yang diselenggarakan di ballroom Emersia Hotel Batusangkar pada Kamis malam (29/11) ini merupakan rangkaian dari acara Festival Pesona Budaya Minangkabau yang dibuka langsung oleh gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Istano Basa Pagaruyung, Selasa kemarin. 

Perempuan Minang modern idealnya adalah perempuan yang mengikuti perkembangan zaman, namun tetap memegang teguh nilai-nilai adat dan budaya dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Itulah pesan yang diberikan oleh para perancang busana kepada para undangan yang hadir. Setidaknya ada tiga perancang busana dari anak nagari yang menampilkan karya-karya terbaiknya malam itu. Diantaranya Upik Bintang dari Sungayang, Johan Kurniawan dan Riza Rozano yang juga merupakan perancang busana asal kabupaten Tanah Datar yang saat ini berkiprah di Sun Summit, Jakarta.

Riza Rozano di kesempatan kali itu menyampaikan bahwa pada fashion show kali ini, para modelnya memerankan perempuan Minang yang ramah.

“Perempuan Minang itu harus jadi perempuan modern namun tanpa meninggalkan adat dan budayanya," ujar wanita yang hasil karyanya sudah tampil diberbagai kota di Asia bahkan Eropa ini.

Dia menerangkan, setidaknya ada 12 karya yang ditampilkan pada malam Authentic Minangkabau kali ini, yaitu pakaian dengan kombinasi Songket Lintau dan Batik Pariangan. Karyanya dengan nuansa etnik dengan harapan untuk memperkenalkan produk pakaian dari Kabupaten Tanah Datar.

Ketua Dekranasda Tanah Datar, Emi Irdinansyah mengatakan, Fashion Show Authentic Minangkabau merupakan terobosan baru Disparpora Tanah Datar yang dilaksanakan dalam rangkaian Festival Pesona Budaya Minangkabau.

Acara malam Authentic Minangkabau seakan menjadi lebih lengkap dengan penampilan Hj. Raudhah Thaib yang membacakan puisi ciptaannya sendiri yang diberi judul Perempuan Minang.

Sementara Wakil Bupati Zuldafri Darma yang didampingi Ny. Retri Zuldafri mengatakan, hari ini telah lahir produk khas Tanah Datar, seperti songket Lintau dan Batik Pariangan. Diharapkan perantau dan undangan yang hadir ikut membantu mempromosikan produk ini. (HP/Put)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.