Editor Kerinci– Proyek Pengerasan yang berlokasi di Simpang Ujung Ladang Kabupaten Kerinci Bidang Cipta Karya tanpa Plang Merek CV Rekanan. Saat dilakukan peninjauan kelokasi proyek pada hari Selasa (27/11) tidak diemukan plang merek CV Rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Padahal plang merek perusahaan/CV merupakan keharusan karena merupakan satu kesatuan yang tertuang didalam kontrak kerja, Juga sebagai sosial kontrol bagi masyarakat untuk mengawal pekerjaan tersebut yang menggunakan uang Negara. Dimana di plang merek tersebut tertuang jumlah Dana Proyek, lama Pengerjaan dan sumber dana.

Seperti yang di atur dalam UU KIP keterbukaan Informasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, ketika seseorang warga negara atau Lembaga Sosial Masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk melakukan pengawasan sesuai dengan jiwa

Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) yang memberi hak kepada setiap orang warganegara RI atau setiap Badan Publik untuk memperoleh informasi publik Ketika diantara mereka meminta informasi berkaitan dengan Datar Isian Proyek (DIP) atau Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), bukanlah bersifat  rahasia.

Seperti yang dijelaskan oleh narasumber salah satu LSM Kab. Kerinci Senior Jangky Hawira, bahwa pihak rekanan atau harus membuka akses informasi secara cepat,tepat,murah dan tidak menyesatkan, sehingga pelaksanaan tugas yang menjadi kewajibannya dibidang tugasnya secara proporsionalitas dia menyelesaikan tugas dan hasil pekerjaan dipertanggung jawabkan dalam manajemen proyek itu. Kalau semua personil yang ada dalam manajemen organisasi proyek berperilaku yang sama dalam organisasi tersebut maka proyek tersebut akan sangat bermutu,karena proyek menjadi efektif. Inilah yang dimaksut Dalam UU KIP .. ungkap Jangky Hawira, kepada Editor.

Lanjut Jangky Hawira, menjelaskan.. Namun kenyataan dilokasi Proyek Hanya Ada Plang Nama Kejaksaan TP4D saja Yang logo Kejaksaan berdampingan dengan Logo PUPR Kabupaten Kerinci seolah- olah ini milik Kejaksaan atau seolah – olah bekingan kejaksaan.. padahal TP4D adalah merupakan mengawasi supaya proyek yersebut bisa berjalan tepat waktu, tepat Mutu dan tepat guna. Bukan sepagai bekingan. terangnya.

Ditempat yang berbeda Editor menemui salah seorang narasumber yang merupakan bagian teknis PUPR yang enggan disebut namanya. Menerangkan Bahwa Proyek pengersan jalan PUPR Kabupaten Kerinci di Ujung Ladang ini tidak sesuai Spesifikasi Teknis, terangnya.

Untuk lebih jelasnya Editor menghubungi Odonel (Kasi bidang Cipta Karya ) Sekaligus PPTK untuk mengklarifikasi permasalahan ini melalui WhatsAPP jum’at 30/11 2018 pukul 17.00 wib.  Jawabannya

“Terimakasih telah melakukan tinjauan lapangan. Nanti saya cobo croscek lagi ke lapangan.sebenarnya  Kontraktor bukan tdak bekerja. Ini alasan cuaca dan kondisi lapangan yang menyulitkan alat dan dumptruk yg bawa material tidak bisa naik.. tapi waktu masih ada pak. Kita akan optimalkan pejerjaan sampai batas waktu. “Masalah Plang Nama Proyek dulu pernah dipasang namun saya kaget pas kelapangan sudah tidak ada lagi pak,” terangnya lewat WhatsAPP** Khumaini

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.