TOPIKINI.COM – Sepasang suami istri nyaris dihakimi massa usai tertangkap basah mencopet di kantor dinas kependudukan dan catatan sipil Kota Padang Sumatera Barat, Senin siang(08/12/2018). Aksi mencopet pun terekam kamera pengintai atau cctv di Kantor tersebut.

Kedua tersangka sengaja memanfaatkan suasana ramai dengan modus ikut ngantri untuk mengurus akte kelahiran. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan uang hasil copet sejumlah satu juta rupiah.

Kedua pasangan suami istri ini nyaris diamuk massa yang sudah geram, karena selama ini sering kecopetan disaat mengurus KTP dan akte kelahiran di kantor tersebut. Namun tersangka berusaha membela diri dan melakukan perlawanan saat diinterogasi oleh kerumunan massa.

Namun tersangka tak dapat berkutik saat warga menemukan dompet milik salah satu korban berisi uang satu juta rupiah, yang disembunyikan oleh suami tersangka yang diketahui merupakan seorang residivis kasus jambret bernama Doni.

Kedua copet sejoli ini pun mendapat teriakan massa saat digiring kedalam mobil polisi. Dalam menjalankan aksinya, kedua pasangan suami istri ini sengaja memanfaatkan suasana ramai dan berpura-pura ikut mengantri mengurus surat akte kalahiran dan KTP.

Diduga pencopet suami istri ini sudah sering beroperasi di kantor dinas kependudukan dan capil ini, karena selama ini banyak warga yang kehilangan uang dan dompet saat mengantre.

“Saya sudah tau dari tadi diikuti oleh pelaku itu, mulai dari dalam sampai keluar, terus ada warga yang memberi tahu saya bahwa coba periksa dompet, karna ada yang melihat dompet saya diambil pelaku,” ucap Mimi, korban copet.

Kedua orang tersangka langsung diamankan oleh petugas kepolisian berpakaian preman dan digelandang ke mapolresta Padang untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.(redaksi)


Sumber: topikini.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.