Kemeriahan saat pembukaan Porprov Sumbar ke XV di GOR Sungai Sariak Padangpariaman
Pariaman - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke XV yang diselenggarakan di Kabupaten Padangpariaman telah berakhir pada 28 November 2018 lalu.

Padangpariaman selaku tuan rumah tampil memukau dengan meraih posisi runner up di bawah juara umum kota Padang. Pada Porprov XIV 2016 sebelumnya di Kota Padang, Padangpariaman waktu itu hanya berada di posisi lima dengan perolehan medali emas sebanyak 51 keping.

Jika dibandingkan dengan Porprov 2016 dalam hal raihan emas, jumlah perolehan emas melonjak 100 persen lebih pada Porprov XV 2018 dengan total raihan 109 keping medali emas. Pun demikian dengan keikutsertaan dalam cabang olahraga. Jika pada Porprov XIV 2016 kontingen Padangpariaman mengikuti 32 cabor dari 36 cabor, pada Porprov 2018 Padangpariaman mengikuti ke seluruhan cabor yang diperlombakan.

Ketua KONI Padangpariaman Aprinaldi, M,Pd
"Dari seluruh 36 cabor yang kita ikuti, semuanya berhasil menyumbangkan medali: baik emas, perak maupun perunggu. Tidak satu cabor pun yang tidak bekontribusi mengisi pundi-pundi medali ke kontingen Padangpariaman," kata Ketua KONI Kabupaten Padangpariaman Aprinaldi didampingi Sekretaris KONI Padangpariaman Achmad Syukri, di Pariaman, Selasa (4/12)

Dari sekian cabor, kata Aprinaldi, lima cabor di antaranya berhasil meraih juara umum. Bahkan empat cabor di antaranya meraih juara umum untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan kontingen Padangpariaman di Porprov Sumbar.

Ketua Askab PSSI Kabupaten Padangpariaman Kompol Maymuspi
Lima cabor yang meraih juara umum adalah PSSI Padangpariaman yang membidangi cabor sepakbola dan futsal. Kedua cabor yang dikomandani oleh Kompol Maymuspi (Ketua PSSI Padangpariaman) tersebut, berhasil mendulang emas.

"Kemudian cabor soft tenis, tenis lapangan yang juara umum untuk ketiga kalinya, balap motor, cricket dan tinju," tutur Aprinaldi.

Sebagaimana imbauan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Aprinaldi menekankan bahwa kontingen Padangpariaman tidak berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih. Target meraih juara umum Porprov tetap akan terus diperjuangkan pada Porprov 2020 yang akan digelar di Kabupaten Pasaman Barat.

"Usai evaluasi, kita akan rumuskan target. Dengan pembinaan setiap cabor dari sekarang, tidak tertutup kemungkinan target juara umum Porprov bisa kita raih pada Porprov 2020 yang akan datang," ungkap
politisi muda PAN Padangpariaman itu optimis.
Ketua Pengcab Soft Tenis Kabupaten Padangpariaman Drs. Edward
Ketua Pengcab Persatuan Soft Tenis Indonesia (Pesti) Padangpariaman, Edward mengatakan, atletnya hampir memborong 7 medali emas yang diperbutkan pada cabor soft tenis pada Porprov 2018.

Cabang soft tenis sendiri, jelas Edward, baru kali ini dipertandingkan secara resmi di tingkat Porprov Sumbar. Cabor tersebut diikuti oleh 14 kabupaten/kota. Dengan perolehan 6 keping medali emas ditambah 1 medali perak, Padangpariaman jelas sangat mendominasi.

"Sebelumnya kita menargetkan 4 medali emas. Sebelum mengikuti Porprov, para atlet kita ikutkan pada kejuaraan-kejuaraan soft tenis tingkat nasional seperti di Sulawesi, dan tingkat regional Sumatera yang digelar di Padang beberapa bulan sebelum Porprov," ungkap Edward.

Begitu juga dengan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Padangpariaman Muhammad Ikhbal yang membidangi cabor balap motor. Padangpariaman yang pada Porprov-porprov sebelumnya belum pernah meraih satupun medali emas, pada Porprov 2018 boleh berbangga hati karena berhasil meraih juara umum.

Muhammad Ikhbal, SE (samping kanan Bupati Ali Mukhni) usai penyerahan medali kepada atlet balap motor.
Dari 7 medali emas yang diperbutkan, cabor balap motor sukses mendulang tiga medali emas dan satu medali perunggu.

"Dalam hal ini kita menghadapi tim-tim yang sarat pengalaman dan punya nama besar seperti kontingen Kabupaten Lima Puluh Kota. Kita bahkan dianggap tim underdog. Namun demikian, kita tetap optimis dan tidak menyurutkan mental juara pada pembalap kita," ungkap Muhammad Ikhbal.

Menyadari posisi lawan, sebelumnya Ikhbal hanya berani menargetkan perolehan 2 keping medali emas. Ia lebih banyak memeberikan motivasi kepada para pembalap agar berjuang seoptimal mungkin di sirkuit saat berlaga.

"Alhamdulillah berkat kerja keras pembalap, pelatih dan ofisial, kita berhasil meraih juara umum. Ini suprise sekali karena raihan emas dan juara umum perdana bagi Padangpariaman pada cabor balap sepeda motor," ungkap Ikhbal.

Pada cabor tenis lapangan, panitia memperebutkan 7 medali emas sebagaimana soft tenis. Dari jumlah tersebut, atlet tenis Padangpariaman mampu meraih 5 medali emas. Dengan hasil tersebut, cabor tenis Padangpariaman berhasil mempertahankan juara umum Porprov selama tiga kali berturut-turut.

Ketua Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia  Kabupaten Padangpariaman Drs. H. Achmad Syukri, MM berdiskusi dengan Wabup Suhatri Bur jelang pertandingan tenis lapangan
Ketua Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia Kabupaten Padangpariaman Achmad Syukri, merupakan salah satu aktor penting di balik kesuksesan tersebut. Dengan pembinaan yang matang, pemusatan latihan yang termanejerisasi, cabor tenis Padangpariaman kembali tak tergoyahkan pada Porprov 2018.

Cabor tinju, dan cricket juga juara umum perdana bagi kontingen Padangpariaman selama mengikuti Porprov Sumbar. 

Ketua Pertina Kabupaten Padangpariaman Jon Kenedi, S.Sos, MM
Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Padangpariaman Jon Kenedi, mengatakan cabor tinju diikuti oleh 16 kabupaten kota dan mempertandingkan 16 kelas putra-putri. Dari 16 kelas tersebut, kontingen Padangpariaman berhasil masuk final pada 7 kelas.

"Dan kita meraih 2 medali emas untuk putra dan 2 medali emas untuk putri. Jadi total ada 4 emas," kata Jon Kenedi.

Persaingan olahraga tinju di Sumbar, kata dia cukup ketat, sehingga raihan medali emas tidak ada dominasi kontingen.

Porprov Sumbar ke XV di Padangpariaman berakhir gemilang bagi tuan rumah Padangpariaman. Padangpariaman bahkan dikatakan runner up rasa juara umum karena berhasil meraih medali emas pada cabang sepakbola yang merupakan olahraga paling bergengsi - bukan hanya di Padangpariaman tetapi juga di Indonesia dan dunia. (OLP)

Sumber: Pariamantoday.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.