Pasbar, sumbardetik.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pasaman Barat (Pasbar)q gelar pertemuan dan Sharing di Aula Sekda Pasbar, Rabu (5/12).

Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Pasbar H. Yulianto tersebut di hadiri langsung oleh ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Prov. Sumatera Barat Dr. H. Musheppi dan rombongan, juga dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Pasbar beserta jajaran, Kemenag Kab. Pasbar dan Lintas Sektor dari Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri dan perwakilan TNI/Polri

Dalam sambutannya Yulianto menyampaikan tentang maraknya dalam beberapa waktu ini perilaku menyimpang, maka Wabup menghimbau tokoh tokoh masyarakat dan segala lapisan agar ekstra waspada dalam kontrol sosial dan menjaga moral dan mental dari perilaku negatif tersebut, terutama terhadap generasi muda.

“Dengan kegiatan sharing ini diharapkan supaya kita bisa mensosialisasikan kepada masyarakat terhadap antisipasi prilaku negatif yg marak saat ini, baik itu disampaikan di dalam kegiatan-kegiatan keagamaan dan lain lainnya”, ujar Wabup.

“Kita harus lebih giat Untuk menyampaikan kepada masyarakat yang berada disekeliling kita apakah masih ada indikasi hubungan sejenis atau waria dan lesbian agar wilayah kita bersih dari seluruh penyakit masyarakat”, Ujarnya Lagi.

“Harapan kita kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa agar terhindar dari prilaku menyimpang ini, kita sebagai forum atau pejabat pemerintahan wajib membuat suatu tindakan tegas terhadap terjadinya LGBT di daerah kita dan hal ini menjadi tanggung jawab kita semua”, harap Yulianto.

“Maka dengan diadakannya kegiatan sharing dari FKUB Propinsi Sumbar dan FKUB Kab. Pasbar ini kita harapkan adanya sebuah strategi ampuh serta solusi dan titik terang pengendalian maraknya kejadian LGBT khususnya di Pasbar. Berbagi pengalaman dan mencari solusi dan membentuk Perda Daerah tentang larangan LGBT di daerah juga termasuk solusinya”, Tegas Wabup dalam penutupan Sambutannya.(DDR/hms)


Sumber: sumbardetik.com


DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.