Sawahlunto - Dua Desa di "Kota Arang" yang meraih predikat skala Nasional masing-masing di bidang pengelolaan BUMDes dan Posyandu belakangan menjadi primadona study banding bagi daerah lain yang ingin mengikuti jejaknya.

Desa Kumbayau yang sukses menjadikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), menjadi BUMDes percontohan Nasional dan baru-baru ini kembali menorehkan prestasi, yaitu dengan meraih predikat BUMDes terbaik di Sumatra Barat. 

Ali Amran, Kepala Desa Kumbayau yang dikenal dengan keramahannya itu menyambut baik kunjungan Replikasi TPID dan PD dari tiga kecamatan di Pasaman, yaitu Kecamatan Bonjol, Simpati dan Panti yang melakukan study komperatif ke desanya. Sabtu (22/12).

"Terimakasih kepada rombongan dari Pasaman sudah mau berkunjung ke desa Kumbayau. Pintu desa kami terbuka lebar bagi rekan-rekan dari desa/nagari dan darimana saja untuk berkunjung disini, juga kami siap berbagi ilmu dan kiat BUMDes sukses," terang Ali Amran.

Selain berkunjung ke desa Kumbayau, Tim rombongan yang di Ketuai TA PSD P3MD Kabupaten Pasaman Fety Anggraini Devi juga menyambangi Posyandu desa Talawi Mudiak yang beberapa waktu lalu mendapatkan predikat Posyandu terbaik tingkat Nasional. Kedatangan Tim disini disambut langsung oleh Kepala Desa Talawi Mudiak, Erizon serta Kader Posyandu Simaung Indah.

"Kegiatan kunjungan ini merupakan buah komitmen yang dibuat oleh nagari pada saat Bursa Inovasi Nagari Kabupaten Pasaman pada tanggal 10 Oktober 2018 yang lalu, diantaranya Posyandu Terintegritas dan Pengelolaan BUMDes/BUMNag," jelas Fety.

Ditempat terpisah Kepala Desa Talawi Mudiak, Erizon mengungkapkan rasa tersanjung dengan kunjungan rombongan TPID dan PD dari Kabupaten Pasaman ke Posyandu Simaung Indah. Dalam kesempatan kunjungan ini Erizon berbagi pengalaman tentang Posyandu Simaung Indah di Talawi Mudiak, ini menjadi terbaik di kancah Nasional.

"Ada yang menarik di Posyandu yang didirikan Tahun 2010 ini bapak Ibu, yang pertama di Posyandu kita ini ibu hamil yang konsultasi didampingi oleh suaminya. Dan yang lebih menarik lagi, kader Posyandu sama sekali tidak digaji dan bekerja secara sukarela," ungkap Erizon.

Dalam kunjungan kali ini, rombongan TPID dan PD Kabupaten Pasaman menyempatkan diri berziarah ke Makam M. Yamin yang terletak di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. (dyko)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.