Payakumbuh - Kepedulian masyarakat di kota Payakumbuh terhadap lingkungan, terutama pengelolaan bantaran sungai Batang Agam masih rendah, terbukti dengan masih tingginya aktivitas pencemaran sungai di sepanjang aliran Batang Agam.

Oleh sebab itu, Dinas PUPR kota Payakumbuh melaksanakan pelatihan kepedulian terhadap bantaran sungai kepada kelurahan- kelurahan yang di lalui oleh sungai Batang Agam selama dua hari (04 - 05 Desember 2018) di Bakinco Resto sekaligus membentuk Komunitas Forum Masyarakat Peduli Sungai (FMPS) kota Payakumbuh. 

Kepala Dinas PUPR Muslim, menyampaikan dalam waktu dekat pihaknya akan segera melaksanakan kegiatan perdana dengan mengambil momentum HUT kota Payakumbuh ke 48 berupa Aksi Bersih sepanjang bantaran sungai Batang Agam dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap sungai.

Kegiatan ini akan di pusatkan di area jembatan Ratapan Ibu kelurahan Ibuh, Minggu (16/12) dan  melibatkan seluruh elemen masyarakat, sebutnya.

Ditambahkannya, ini bertujuan agar masyarakat lebih peduli dan sama-sama menjaga sungai Batang Agam dan terhindar dari segala bentuk pencemaran serta keberlangsungan ekosistem yang ada di dalamnya.

”Tak kalah pentingnya lagi, sungai Batang Agam merupakan ikon kota Payakumbuh yang sedang berbenah diri agar kelihatan asri dan indah, guna menunjang sektor pariwisata serta ekonomi bagi masyarakat di bantaran Batang Agam," pungkas Muslim.

Aksi Bersih ini sekaligus 
untuk menyambut HUT kota Payakumbuh ke 48 dengan koordinator Feri Enaldi akrab disapa mak pono dan Boedhy chikidut Koordinator Seksi Dana. (BD)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.