Solok - Evaluasi pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Tim Kemenpan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia lakukan kunjungan ke Mapolres Solok Kota, Kamis (8/11).

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, SIK, MH dalam arahannya mengatakan bahwa Polres Solok Kota sudah merubah banyak dalam semua pelayanan publik, perbaikan standar dan prosedur pelayanan, guna mendapatkan kepuasan masyarakat dengan mengutamakan senyum, sapa dan salam.

“Kita membuat perubahan di semua ruangan pelayanan Polres Solok Kota diantaranya yakni menyediakan ruang tunggu, WFI Gratis, carger, minuman dan lainnya. Dan kita juga memiliki sistem pengelolaan informasi publik yang baik dengan berbasis IT,” jelasnya.

Dony juga memaparkan bahwa banyaknya Bhabinkamtibmas yang membuat terobosan-terobosan baru , seperti hal nya ,embuat perpustakaan Keliling dengan menggunakan mobil pribadi, yakni oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanah Garam Bripka Eduardo.

Selain itu, juga melakukan bedah rumah warga dengan menggunakan dana pribadi oleh Bhabinkamtibmas Nagari Indudur Bripka Mayhendri. Sosialisasi terkait adanya aplikasi Paga Nagari Polres Solok Kota oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan. 

“Dan kami tidak akan berhenti sampai disini saja, dan kami semua akan selalu memunculkan terobosan - terobosan baru,” ucapnya.



Sementara itu, Tim Kemenpan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia yang diwakili Gita Aurora  mengatakan, hasil dari evaluasi di Polres Solok Kota ini nantinya akan di adu dengan 132 Polres yang mengusung untuk WBK dan WBBM dipusat.

“Apapun hasilnya nanti tetaplah melakukan peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat, kalau seandainya WBK tercapai maka Polres Solok Kota masih ada PR untuk mencapai WBBM. Jadi buat lah Polres Solok Kota ini berbeda dengan Polres yang lainnya agar bisa mencapai WBK,” paparnya.

Gita Aurora mengatakan, agar dapat mempergunakan semua aspek untuk menyampaikan informasi terkait pelayanan di Polres Solok Kota, sehingga masyarakat mudah mendapatkan informasi tentang Polres Solok Kota.

“Mendapatkan atau membangun Zona Integritas Menuju WBK ini tidak mudah untuk dicapai karena akan memikul banyak tanggung jawab untuk mempertahankannya. Dan kita harus bisa merubah image yang buruk terhadap institusi Polri dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita sudah berubah,” pungkasnya.

Kegiatan juga dilanjutkan dengan pengecekan lokasi pelayanan publik Polres Solok Kota diantaranya, pengecekan pelayanan Front Office, ruangan command centre, ruang tunggu terbuka, ruangan SKCK dan sidik jari satu atap, pengecekan papan alokasi DIPA dan pengecekan ruangan pelayanan SIM. (Nal/Del)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.