Walikota Pariaman, Danrem dan Kepala PLN Sumbar lakukan penghijauan di HUT PLN. Foto: Phaik
Pariaman - PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat melakukan penanaman 100 batang bibit pohon di kawasan Pantai Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Pariaman, Kamis (8/11).

Aksi itu merupakan wujud kepedulian PLN Sumatera Barat terhadap kelestarian lingkungan sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-73 pada 27 Oktober 2018.

General Manager PT PLN UIW Sumatera Barat, Susiana Mutia mengatakan, aksi penanaman pohon adalah program Go Green For Next Generation yang dikembangkan secara berkelanjutan oleh PLN. Kawasan pantai yang minim pohon, akan didorong dengan upaya penghijauan.

"PLN menggarisbawahi bahwa penghijauan bukan hanya untuk sekarang, tapi juga untuk masa mendatang," ujarnya.

Selain penghijauan, PLN mulai ambil bagian dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal tersebut diwujudkan dengan menyediakan bak sampah, menata tempat untuk peningkatan kesehatan lingkungan dan tempat wisata.

"Total 750 batang pohon akan ditanam selama tahun 2018 ini pada sisi pembangkit, sisi transmisi dan sisi wilayah. Di beberapa daerah juga telah kita lakukan penanaman pohon seperti Payakumbuh-Bukittingi, Padang dan Solok. Kami juga melakukan penataan terhadap kawasan wisata di Pariaman," ulasnya.

Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan harus melakukan pembangunan berwawasan lingkungan yang bermakna meningkatkan kualitas hidup manusia dengan memperhatikan faktor lingkungan. Aspek lingkungan tidak boleh diabaikan dalam pembangunan.

"Pembangunan harus memperhatikan kelestarian lingkungan. Jika kita menjaga alam dan lingkungan, maka alam menjaga kita, bahasanya seperti itu," ujarnya.

Dalam waktu dekat, imbuh Genius, Pemko Pariaman akan melakukan penanaman seribu pohon pada peringatan hari menanam pohon nasional. Pada saat kegiatan tersebut diharapkan dukungan pihak terkait.

Danrem 032/Wirabraja Brigjend TNI Mirza Agus mengatakan pemerintah pusat telah mencanangkan gerakan satu orang satu pohon, dengan begitu kerusakan lingkungan dapat dicegah. Hal itu telah ditindaklanjuti dengan penanaman pohon serentak di jajaran Korem 032/Wirabraja.

"Perencanaan aksi ini telah dilakukan sejak tiga bulan yang lalu dan diharapkan dapat didukung Pemko Pariaman dan PLN Sumatera Barat," katanya.

Ia juga mengomentari kondisi lingkungan yang pada sejumlah tempat mulai mengalami kerusakan. Menurutnya, alih fungsi lahan memicu terjadinya banjir dan tanah longsor di beberapa daerah.

"Hasil pengecekan di berbagai wilayah di Sumatera Barat ditemukan tempat yang seharusnya ditumbuhi pohon, sekarang sudah tidak lagi demikian," ulasnya.

Selain menanam pohon, Korem 032/Wirabraja juga telah menginstruksikan pembuatan sumur serapan. (Nanda)

Sumber: Pariamantoday.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.