Foto: Nanda
Pariaman - Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin tegaskan tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan salah satu tolak ukur yang berpengaruh dalam penilaian kinerja ASN.

Kenyataannya, dari beberapa kali inspeksi mendadak (sidak) yang ia lakukan, masih ditemukan kehadiran ASN yang rendah di beberapa instansi Pemko Pariaman yang masih rendah.

"Padahal indikator kedisiplinan seperti kehadiran menjadi salah satu poin yang cukup dominan dalam penilain kinerja pegawai. Namun, kita masih menemukan tingkat kehadiran yang masih rendah," ujarnya saat menjadi pimpinan apel di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman, Rabu (7/11) pagi.

Dari pengecekan yang ia lakukan di Dinas Kesehatan, kehadiran pegawai di instansi tersebut masih belum maksimal. Tingkat kehadiran baru mencapai 60 persen. Dalam sidak tersebut, ia juga mengikutkan unsur pegawai BKPSDM Kota Pariaman untuk mencatat hasil sidak yang dilakukaan saat itu.

"Hari ini hanya 60 persen saja tingkat kehadiran ASN. Ke depan harus dilakukan pembinaan oleh pimpinan dinas, agar kedisiplinan pegawai terwujud," lanjutnya.

Pemko Pariaman pada 2018 ini telah mengalokasikan anggaran untuk tunjangan kinerja pegawai. Anggaran yang cukup besar tersebut, harus diimbangi dengan pemenuhan pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan masing-masing instansi.

"Ada target dan beban kerja yang harus dipenuhi. Jika kinerjanya baik, tentu akan ada penghargaan atas kinerja tersebut," ulasnya.

Mardison mengatakan dirinya akan terus berkeliling dan mengunjungi kantor OPD yang ada di lingkungan Pemko Pariaman sebagai bentuk kontrol dan pembinaan terhadap ASN Kota Pariaman.

"Kita coba cek kondisinya seperti apa, apabila ada kekurangan fasilitas penunjang yang membuat kinerja di instansi tersebut belum maksimal, kita akan coba lengkapi," pungkasnya. (Nanda)

Sumber: Pariamantoday.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.