Limapuluh Kota - Tingginya curah hujan belakangan ini di Jorong Buluh Kasok Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota, mengakibatkan aliran sungai di jorong tersebut meluap, bahkan nyaris menimpa balai adat yang baru saja dibangun.

Dikatakan tokoh masyarakat setempat Ade Dt. Marajo kepada pasbana.com, Senin (5/10) di lokasi, untuk kesekian kalinya, hujan deras yang terjadi baru-baru ini mengakibatkan SD N 09 Sarilamak dan SMP N 4 Harau nyaris lumpuh diterjang banjir akibat luapan aliran sungai juga aktivitas belajar dan mengajar pun terganggu.

”Dikhawatirkan luapan sungai ini jika lama kelamaan belum ada antisipasi dan perhatian dari pemerintah kabupaten 50 Kota, luapan sungai ini bakal menenggelamkan permukiman warga," urainya.

Sementara itu Kepala Jorong Buluh Kasok Edison membenarkan peristiwa tersebut, kalau sekolah dan permukiman warga nyaris terendam banjir. Bencana ini terjadi, diduga karena meluapnya aliran sungai di jorong Buluh Kasok akibat tingginya curah hujan.



"Ini bukan yang pertama, sudah sering di jorong Buluh Kasok seperti ini, kalau hujan deras dan aliran air sungai meluap. Akibat terendam banjir ini, aktivitas masyarakat sekitar dan kegiatan belajar mengajar di sekolah inipun menjadi terganggu," sebut Edison.

Hal senada juga diutarakan, tokoh masyarakat Buluh Kasok Dt. Bosa Nan Putiah, selain merendam SD N 09 Sarilamak, banjir juga merendam SMP N 4 Harau. Sama halnya dengan SD, di SMP N 4 inipun, kegiatan belajar mengajar terganggu. Para siswa terpaksa bergotong royong membersihkan lumpur yang masuk ke kawasan sekolah, karena genangan air masuk ke kawasan sekolah.

“Selain sekolah, luapan sungai nyaris merendam sejumah pemukiman warga. Karena itu kami berharap agar pemerintah bersedia membantu jorong Buluh Kasok dengan mengantisipasi agar pemukiman warga dan sekolah ini tidak kebanjiran lagi," harapnya. (BD)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.