Padang, Editor.- Dewan perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Senin (27/11) mensahkan lima Ranperda pada rapat paripurna yang  dipimpin oleh Wakil  Ketua DPRD Sumbar Ir Arkadius Dt Intan Bano dan Gubernur Sumatera Barat diwakili oleh Setda Prov Drs Alwis.

Lima Ranperda tersebut  adalah Ranperda tentang pengelolaan sistem Pemerintahan berbasis elelektronik (E Goverment), Ranperda tentang perubahan atas perda Nomor 1 Tahun tentang retrebusi perizinan tertentu, Ranperda tentang pencabutan atas Perda Nomor 4 Tahun 2009 tentang pendirian Yayasan Beasiswa Minangkabau, Ranperda tentang penyelenggaraan pembangunan Ketahanan Keluarga dan Ranperda tentang penanggulanganan Gangguan Akibat kekurangan yodium.

Wakil Ketua DPRD Sumbar ir Arkadius DT Intan Bano dalam pidatonya mengatakan, dalam rangka pembentukan Perda yang telah direncanakan untuk mendukung penyelenggaraan Pemerintahan dan pembangunan daerah, DPRD bersama pemerintah daerah ,telah membahas sebanyak 5 Ranperda. Beberapa Rancangan Perda yang dibahas tersebut merupakan lanjutan masa sidang sebelumnya yang belum dapat dituntaskan dan disepakati pembahasannya.

Ranperda tentang pencabutan aras Perda Nomor 4 Tahun 2009  tentang pendirian Yayasan Beasiswa  Minangkabau tertunda cukup lama, berhubung belum ada kesepakatan DPRD dan Pemerintah daerah tentang model pengelolaan dana hibah PT Rajawali yang betul betul dapat menjadi solusi untuk mendorong peningkatan kuaslitas  sumber daya manusia di Sumatera Barat, apabila Yayasan Beasiswa Minangkabau dibubarkan, ujar Arkadius.

Dari pembahasan lanjutan yang dilakukan oleh DPRD bersama Pemerintah daerah, disepakati untuk membubarkan Yayasan Beasiswa Minangkabau berhubung tidak berjalan dengan efektif dan menetapkan format baru dalam pengelolaan beasiswa yang bersumber dari dana hibah PT Rajawali yang diatur kemudian dengan Peraturan Gubernur, jelas Arkadius. ** Herman

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.