Pasaman - Bupati Pasaman Yusuf Lubis membuka secara resmi acara Bursa Inovasi Desa Tahun 2018, di gedung Syamsiar Thaib Rabu 10 Oktober 2018.

Tampak hadir Forkopimda Kabupaten Pasaman, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Propinsi Sumatera Barat, Kepala OPD se Kabupaten Pasaman, Kepala Bank Nagari Cab. Lubuk Sikaping, Camat se Kab. Pasaman, Wali Nagari, Bamus, pemuka masyarakat, Pendamping P3MD, Tim Pengelola Inovasi Desa Tingkat Kecamatan dan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD).

Dalam sambutannya Bupati Pasaman Yusuf Lubis menyampaikan, Kapasitas Nagari menyelenggarakan pembangunan dalam perspektif “Nagari Pembangunan” disadari masih memiliki keterbatasan.

Keterbatasan itu tampak dalam dalam kapasitas aparatur Pemerintah Nagari dan Masyarakat, Kualitas tata kelola Nagari, maupun sistem pendukung yang mewujudkan regulisasi dan kebijakan pemerintah yang terkait dengan nagari ungkap Yusuf Lubis.

Program prioritas, melalui peningkatan produktif pedesaan dengan bertumpu pada ” Pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan,Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemenuhan dan peningkatan infrastruktur pedesaan”.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman M Ikhsan . S.Ip. M.Si menyampaikan tujuan dari Bursa Inovasi Desa yaitu untuk membantu nagari dalam meningkatkan pembangunan melalui pengetahuan kegiatan kegiatan yang inovasi untuk memberi inspirasi dan alternatif pilihan kegiatan bagi pembangunan nagari, menjembatani kebutuhan nagari akan sosialisasi bagi penyelesaian masalah serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan nagari dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan inovatif, memperkenalkan inisiatif/inovatif masyarakat yang berkembang didesa dalam menyelesaikan masalah dan mendukung peningkatan kualitas pembangunan serta pembangunan nagari dapat mengadopsi dan mereplikasikan inisiatif atau inovasi serta terbangunnya dukungan dan kerja sama antara komitmen Pemerintah dan Nagari.

Adapun jumlah Peserta 285 terdiri satuan kerja perangkat daerah, Camat se Kab. Pasaman, Wali Nagari, Bamus, pemuka masyarakat, Pendamping P3MD, Tim Pengelola Inovasi Desa Tingkat Kecamatan dan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) ungkap kadis DPM.(gani)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.