Walikota Pariaman Genius Umar cek kesiapan setiap cabang olahraga kontingen kota Pariaman dalam menghadapi Porprov Sumbar di Padangpariaman. Foto: Nanda
Pariaman - Kontingen olahraga Kota Pariaman bidik posisi lima besar perolehan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke XV di Kabupaten Padangpariaman pada 19 November 2018. Total 133 medali ditargetkan diraih pada ajang pekan olahraga tertinggi tingkat Sumatera Barat.

Target perolehan medali ini disampaikan setelah dilakukan rapat evaluasi dan indentifikasi kesiapan seluruh cabang olahraga yang mengikuti Porprov.

"Kita telah tetapkan target kontingen Porprov Kota Pariaman 133 medali yang terdiri dari 42 medali emas, 46 medali perak dan 45 medali perunggu. Target kita minimal masuk posisi lima besar untuk perolehan medali," kata Walikota Pariaman Genius Umar usai memimpin rapat evaluasi kesiapan kontingen Porprov Kota Pariaman, Jumat (12/11).

Berbagai persiapan kontingen telah dilakukan termasuk dengan menggelar latihan intensif di masing-masing cabang olahraga. Minggu ini, atlit Kota Pariaman dari seluruh cabang olahraga akan menjalani latihan gabungan terpadu.

"Dimulai pada hari Minggu seluruh atlet akan mengikuti latihan gabungan terpusat. Kami ingin memastikan kesiapan seluruh atlet sebelum bertanding bulan depan," ujarnya.

Ia mengatakan sejauh ini tidak ada kendala berarti yang dialami masing-masing cabang olahraga. Kekurangan sarana dan prasarana yang terjadi pada beberapa cabang olahraga, dalam waktu dekat dipastikan dapat diselesaikan.

Sepakbola Target Raih Medali

Sementara itu dari cabang olahraga sepak bola, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Pariaman menargetkan minimal menempati posisi ketiga atau meraih medali perunggu pada cabang olahraga sepak bola.

Target minimal tersebut dianggap realistis mengingat pada Porprov 2016 di Kota Padang, tim sepak bola Kota Pariaman menembus peringat 4.

"Tahun 2016 di Kota Padang kita bisa masuk empat besar, namun belum bisa bawa medali. Tahun ini di Padangpariaman kita targetkan bisa bawa medali dari cabang sepak bola, minimal perunggu," kata Ketua PSSI Kota Pariaman, Kardinal Feri.

Materi pemain yang dikirim ke Padangpariaman mayoritas merupakan pemain baru yang didapatkan saat penjaringan pertandingan yang dilaksanakan oleh ASKOT PSSI tahun 2018 pada Maret 2018 silam.

"Sisa 4 lainnya tim kita yang pernah mengikuti ajang Porprov di Kota Padang," imbu Kardinal.

Begitu pula dengan pelatih, ASKOT PSSI Kota Pariaman juga telah melakukan regenerasi. Executive Commite PSSI telah menunjuk tiga pelatih muda yakni Ridho Batra sebagai pelatih kepala, Alam Marta dan Putra sebagai asisten pelatih.

"Pada Porprov di Kota Padang 2016 merupakan pemain kelahiran tahun 1995. Harusnya yang tahun 2018 ini merupakan batasan kelahiran 1996. Namun karena regulasi baru yang dikeluarkan ASPROV PSSI Sumatera Barat, materi pemain harus maksimal kelahiran 1997 atau usia 21 tahun," ulasnya.

Kualitas permainan tim sepak bola Kota Pariaman untuk Porprov XV, lanjut Kardinal, mengalami kemajuan yang baik. Dari latihan dan sejumlah pertandigan uji coba yang dilakukan, permainan tim selalu memperlihatkan peningkatan.

"Hasi uji coba yang dilakukan seperti bermain dengan tim PPLP Sumatera Barat dan Batang Anai FC, pemain kami dapat mengimbangi," pungkas mantan kepala desa Pauh ini.

Porprov XV di Kabupaten Padangpariaman secara resmi akan dimulai pada 19 November 2018 mendatang. Pembukaan PORPROV mengalami penundaan dari jadwal sebelumnya yakni 16 November 2018. (Nanda)

Sumber: Pariamantoday.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.