Tanah Datar, Editor.- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Drs. Burhasman.MM membuka secara resmi acara Workshop Prenting Skill dan Karakter Berwirausaha bertema “Dengan Hari Pangan Sedunia Kita Timbulkan Karakter  Berwirausaha* bagi Siswa dan Guru SMKN 2 Batusangkar yang dilaksanakan oleh SMKN 2 Batusangkar Selasa (16/10) bertempat Di Aula SMKN 2 Batusangkar di Bukit Gombak.

Acara Workshop tersebut diikuti oleh orang tua siswa kopetensi Agribisnis Tanaman (ATN) sebanyak 51 orang Siswa Kopetensi keahlian ATN sebanyak 80 orang, Seluruh Guru SMKN 2 Batusangkar sebanyak 57 orang, Kepala SMK se Tanah Datar Korwas dan Seluruh Pengawas SMK se Kabupaten Tanah Datar, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Datar 2 orang, Dinas Pertanian  Kabupaten Tanah Datar 2 orang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar 2 orang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Burhasman dalam sambutannya mengatakan, Sekolah Kejuruan harus bisa menciptakan siswanya untuk memiliki kemampuan untuk berwirausaha, karena sekolah kejuruan merupakan tempat penciptaan generasi muda yang mempunyai skill untuk memperoduksi sesuatu yang sesuai dengan kopetensi yang dimilikinya. Hasil dari produksi yang dibuatnya harus bisa dipasarkan dan jangan hanya hanya tertumpuk digudang-gudang praktek.

“Untuk itu setiap sekolah kejuruan  harus mempunyai Badan Usaha Milik Sekolah yang dikelola oleh guru bersama siswa yang gunanya adalah tempat para siswa belajar berwira usaha, disampimg memproduksi siswapun bisa memasarkannya,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Sumbar.

SMKN 2 Batusangkar merupakan sekolah kejuruan yang mememiliki jurusan ilmu-ilmu pertanian yang mana program pemerintah saat ini yang utama sekali adalah pertanian dan perikanan disamping program parawisata. Hal ini merupakan peluang besar bagi para tamatan SMKN 2 Batusangkar ini untuk menciptakan usaha-usaha dibidang pangan yang setiap harinya dibutuhkan oleh manusia dan usaha Hidroponik inilah salah satu jawaban dari peluang tersebut, ujar Burhasman

Diakhir sambutannya Burhasman menyatakan, saat ini tantangan dari para siswa adalah dengan masuknya kejahatan yang terstruktur untuk melemahkan generasi muda kedepan Yaitu dengan mengajak para generasi muda berkenalan dengan Miras dan Narkoba.untuk itu diperlukan pola asuh antara orang tua dan sekolah.

Bila guru melihat siswanya berbuat aneh-aneh dan juga telah mendekati miras dan narkoba harus menegurnya dan juga mengajak orang tua untuk bisa menegur anaknya dan begitupula sebaliknya bila orang tua melihat tingkah laku anaknya agek aneh bisa berkonsultasi dengan gurunya.

“Dari itu saya berpesan kepada Siswa untuk mernjauhi, rokok, alkohol dan narkoba, juga yang sangat penting bagi siswa adalah skill ada tetapi percaya diri tidak punya inilah yang menghakibatkan mereka tidak berani berwirausaha, ” tegas Burhasman.

Sementara itu Kepala dinas Tanaman Pangan dan Perikanan Tanah Datar yang diwakili oleh Kabid Ketahanan Pangan Aziz Khan dalam sambutannya mengatakan, ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutu nya, aman beragam, bergizi, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat.

“Untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan diperlukan ketahanan pangan yang mencakup 3 aspek. Yaitu aspek ketersediaan pangan, aspek distribusi dan aspek kosumsi,” ujar Aziz Khan.

Sebelumnya ketua Panitia Ir .Asnidar dalam laporannya mengatakan, SMKN 2 Batusangkar dengan Program Kehalian Agribisnis Tanaman pada semester ini mendapat bantuan Ketahanan Pangan Tahap 2 sebesar Rp 250 juta yang alokasi penggunaannya 40% untuk kegiatan berbasis produksi dan 60% untuk peningkatan kopetensi guru.

Kegiatan ini tujuannya adalah; 1.Membinan kerakter berwirausaha bagi guru dan siswa.2.Melaksanakan proses pembelajaran berbnasis teaching faktory dalam rangka menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan global dan 3. Menciptakan generasi dan peserta didik  yang tangguh ketahan pangan .

“Adapun terget yang diharapkan adalah agar poara guru ,siswa dan wali murid sama sama mendapatkan materi karakter berwirausaha,” jelas Asnidar

Dan pada kesempatan yang sama kepala SMKN 2 Batusangkar Syamsudin juga memberikan laporan tentang keadaan sekolah dan juga jumlah siswa serta program keahlian yang ada di SMKN 2 Batusangkar.

Seusai acara Workshop Kadinas Pendidikan Sumatera Barat bersama rombongan meninjau lahan peraktek keahlian ATN jaitu tanaman Melon,pembibitan dan rumah Hidroponik yang ada dilokasi sekolah.adapun nara sumbner dari workshop ini adadalah Ratif Fiani  dari OWNer Naomi Hidro Fram Padang. ** Jum

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.