Padang, Editor.- Maksimalnya kompetensi alumni Universitas Negeri Padang (UNP) dibidang profesi keguruan, menyebabkan kreativitas sebagai pendidik mendapat perhatian dari Kemendikbud cq Dirtjen Guru dan Tenaga Kependidikan. Syafei, yang mengajar di salah satu sekolah di Manokwari, Papua Barat mendapat apresiasi untuk menjadi nara sumber pada Lokakarya Hari pada peringatan Hari Guru se-dunia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pada Jumat (5/10), guru SM3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal) berprestasi itu, singgah ke Kampus UNP mau menemui mantan Dekan FIK UNP yang saat ini menjabat Wakil Rektor4 UNP, Prof Syahrial Bakhtiar dan penuh antusias ingin bertemu Rektor UNP, Prof Ganefri.

Langkah Safei, yang satu sepekan lalu mendapat kehormatan menjadi pembicara di forum Unesco, Selasa (2/10) di Jakarta pucuk dicinta ulampun tiba, harapanya terwujud. Safei mendapat apresiasi dari Rektor UNP, Prof Ganefri.

“Selaku Rektor saya bangga dengan saudara Safei, karena memaksimalkan profesi sebagai guru sehingga mendapat predikat Guru SM3T Berprestasi, mendapat kehormatan lagi sebagai pembicara pada Hari Guru se-Dunia di forum Internasional, Unesco,” ujar Prof Ganefri di ruang kerjanya.

Ganefri mengatakan ini kiprah guru SM3T yang patut diapresiasi, guru dari Padang (Alumni UNP–red) mewakili Papua Barat di berbagai forum guru di tingkat nasional. Ini mesti dicontoh bagi Guru SM3T yang berasal dari UNP. Kenapa tidak, karena kiprah dan reputasinya sebagai guru SM3T bisa keluar kampus sekolah, mewakili provinsi lagi.

Menurut Safei, pada awal kiprahnya sebagai guru SM3T di salah satu sekolah di Manokwari, ia selain mengajar juga aktiv mengelola perpustakaan swadaya, bahkan ia sukses menggalang donasi untuk mendirikan pondok baca.

Tidak hanya itu, Safei pun merupakan salah satu pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang mendapat penghargaan TBM Krwatif-Rekreati Tahun 2018 dari Kemendikbud.

“Tidak hanya itu, saya juga aktif menulis buku dan nara sumber untuk pelatihan anti korupsi untuk siswa dan guru, yang berawal menjadi delegasi Papua Barat untuk mendapat pelatihan anti korupsi yang diadakan di Pulau Bali,” terangnya. ** Humas UNP/Agusmardi

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.