Limapuluh Kota, Editor.-  Pada Tour de Singkarak (TdS) 2018 ke X  yang akan digelar bulan November 2018 mendatang, Kabupaten Limapuluh Kota ditetapkan sbagai tempat start Etape V,  pada 8 November 2018 dengan tempat start di depan kantor Bupati di Bukik Limau Sarilamak Kecamatan Harau.

Kadis Pariwisata Limapuluh Kota melalui Kabid.Pariwisata Bobby yang dihubungi media ini baru baru ini di ruang kerjanya mengatakan, persiapan  Kabupaten Limapuluh Kota untuk melaksanakan etape  ke 5 pada 8 November 2018 mendatang telah matang.

Tempat start yang semula direncanakan di Lembah Harau, dialihkan ke depan kantor bupati di Bukik Limau Sarilamak. Pengalihan tempat start karena jalan ke Harau sedang diperbaiki, katanya.

Menurut Bobby, dari start  peserta menuju flay over Kelok Sembilan, tetapi peserta kemungkinan naiknya dan turun lewat flay over, karena badan jalan lama kelok sembilan ada yang terban, ungkapnya.

Dari Kelok Sembilan rombongan peserta menuju Tanjung Pati, belok kiri menuju taram, terus ke Andaleh, keluar di jalan raya Payakumbuh – Lintau,belok kanan menuju Payakumbuh dan terus menuju Lubuak Sikaping Pasaman Timur tempat finishnya.

Ketika ditanya manfaat apa yang didapat daerah dari pelaksanaan TdS , menurut Bobby pasti ada manfaatnya,setidaknya bisa menggalakkan olahraga bersepeda dan daerah Limapuluh Kota semakin dikenal di mancanegara, jelasnya.

Berbicara mengenai biaya pelaksanaannya, menurut Bobby, kabupaten Limapuluh Kota sedikit mengalami kendala, kontribusi ke panitia pusat yang teranggarkan dalam APBD 2018 hanya Rp 100 juta, padahal kewajiban kontribusi dari  masing masing Kabupaten dan Kota  Rp 220 juta, jadi masih kurang Rp 120 juta lagi.

Dari beberapa kali rapat panitia,tahun ini ada dua kabupaten tidak ikut sebagai pelaksana TdS, yakni Pariaman yang fokus untuk persiapan Porprov yang juga akan digelar bulan November mendatang dan Pasaman Barat yang  ingin fokus untuk membangun daerahnya.

Biaya pelaksanaan TdS itu cukup fantastis. Kontribusi ke panitia pusat masing masing daerah Rp 220 juta belum termasuk biaya konsumsi panitia lokal dan biaya pengamanan.

Bagi daerah yang lokasi tempat finish harus menanggung konsumsi dan penginapan atlit dan panitia, jadi masing masing daerah akan menghabiskan APBD untuk pelaksanaan TdS itu akan mencapai Rp 500 juta an, ungkap Bobby. ** Yus

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.