PADANG - Perlu untuk menjadi perhatian bagi setiap orang tua dan para pendidik terhadap kasus yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang ini.

Siswi sekolah tersebut nekat menyayat lengannya sendiri menggunakan silet dan kaca, setelah ditengarai usai "ngelem" ( mabuk dengan menghisap lem ).

Aksi sayat lengan ini juga dipengaruhi oleh  tren yang beredar di media sosial Facebook .

Dari hasil pemeriksaan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat yang turun langsung ke sekolah itu, diduga para murid di sekolah itu juga sudah kecanduan merokok dan terindikasi menggunakan lem maupun narkoba jenis daun ganja dan sabu.

Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Khasril Arifin melalui Plt Kepala Seksi Rehabilitasi BNNP Sumbar, dr Marryo Borry WD mengatakan, pihaknya turun langsung ke sekolah itu, setelah adanya laporan dari Penggiat Anti Narkoba yang berkerja sama dengan BNNP Sumbar mendapatkan informasi dari guru SMP, bahwa banyak siswi perempuan yang berperilaku menyimpang.

“Laporan yang kami terima, banyak para siswi yang menyayat tangannya menggunakan silet dan pecahan kaca yang dicurigai adanya pengaruh narkoba. Menindaklanjuti informasi itu, kami langsung mendatangi sekolah dan melakukan wawancara dengan murid perempuan yang mengiris lengannya itu,” kata Marryo, Selasa  kemarin (16/10).

Ia menambahkan, untuk memastikan murid perempuan itu terindikasi mengkonsumsi atau tidak, pihaknya juga melakukan pemeriksaan urine terhadap enam orang sampel. Namun, dari hasil pemeriksaan urine tidak ada satupun yang positif narkoba. 

“Kami mengambil sampel enam orang murid perempuan. Dari hasil wawancara, mereka melakukan itu setelah melihat tren di media sosial Facebook. Mereka mencontoh apa yang ditayangkan di Facebook mengiris lengan dan itu menjadi kesenangan bagi mereka. Ke enam siswa itu mengakui mengkonsumsi lem untuk mabuk,” tutur Marryo. ( rel/pb)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.