Genius Umar saat memberikan pidato perdanya sebagai Walikota Pariaman. Foto: Junaidi
Pariaman - Walikota Pariaman Genius Umar pastikan pemerintahannya tidak akan berlaku diskriminatif pada daerah yang perolehan suara Genius Umar dan Mandison Mahyuddin alami kekalahan pada pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman 2018 silam.

"Pilkada adalah masa lalu, pembangunan Kota Pariaman adalah masa depan. Kita harus satukan energi untuk membangun kota Pariaman dengan bersama-sama," ujarnya usai mengikuti Sertijab Walikota Pariaman di DPRD Kota Pariaman, Rabu (10/10).

Ia menegaskan, pembangunan dilaksanakan secara merata pada setiap daerah di Kota Pariaman dengan pembagian tanggung jawab yang jelas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota Pariaman dan Pemerintah Desa.

"Pembangunan harus jelas yang mana menjadi tanggung jawab pusat yang dibiayai APBN, pemerintah daerah dengan APBD dan pemerintahan desa melalui dana desa. Artinya perlu sinkronisasi pembangunan," ujarnya.

Genius mengajak seluruh elemen masyarakat yang berbeda pilihan politik pada Pilkada kembali bersatu membangun Kota Pariaman. Pembangunan yang berhasil harus mendapatkan dukungan seluruh masyarakat dan birokrasi.

Genius Umar dan Mardison Mahyuddin resmi menjadi walikota dan wakil walikota Pariaman setelah dilantik Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno pada Selasa (9/10). (Nanda)

Sumber: Pariamantoday.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.