Linapuk6h Kora,Editor.- Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi melayat kerumah duka, almarhumah Yernida (56 th) yang menjadi korban longsor air bah di Tanjung Bonai Lintau, Jum’at (12/10) lalu.

Riki anak almarhumah yang juga Wali Jorong  Subarang Parik Nagari Sikabu Kabu Tanjuang Aro  Padangpanjang, kecamatan Luhak Kab Lumapuluh Kota mengatakan kepada bupati, orag tuanya ke Lintau dalam rangka memberikan pengajian,  sebelum sampai ke lokasi hujan turun dengan deras. Ketika hendak berhenti sepeda motornya mogok, disuruhnya istrinya almarhumah Yernida  untuk berteduh,  tapi istrinya kembali untuk mendorong kendraan tsb, ketika itulah turun air bah yang menghantam dua kendaran roda dua,  yang satu lagi kepunyaan tukang ojek.

Cerita tersebut disampaikan oleh penunpang ojek yang selamat kepada Riki. Riki berharap orang tua  laki-lakinya dapat  ditemukan segera oleh tim penyelamat.

Bupati Irfendi Arbi berharap Riki dan adik adiknya beserta keluaraga besar untuk dapat tabah menghadapi cobaan ini, tim penyelamat akan berusaha untuk mencari orang tua Riki, serta mengajak masyarakat berdoa supaya orang tua laki-laki Riki cepat ditemukan.

Bupati juga memerintahkan kepada Kalaksa BPBD Limapuluh Kota untuk dapat mengirim anggota ke lokasi bencana guna membantu masyarakat di Batusangkar dan mengajak semua masyarakat untuk dapat meningkatkan kewaspadaan dalam musim hujan ini. Apalagi masyarakat yang tinggal di pinggir sungai dan di dekat tebing – tebing yang rawan longsor.

Pada kesempatan tersebut Kalaksa BPBD Kabupaten Lumapuluh Kota  Datuak Joni Amir juga menjelaskan, data sementara sampai siang minggu 14/10 lokasi lokasi yang  digenangi banjir (11 – 12 /10 ) alhamdulilah airnya sudah surut,  dan rumah masyarakat yang digenangi waktu itu juga sudah bersih seperti semula.  Tapi lokasi-lokasi tersebut tetap kami pantau terus.  Anggota TRC selalu berkoordinasi dilapangan.

“Di lokasi Nagari Taram kami standby-kan satu buah tenda pengungsi,  untuk persiapan kalau-kalau debit air meningkat lagi kalau terjadi hujan,”  ujar Pak JA panggilan akrab Joni Amir.

Lebih lanjut dijelaskannya, sebagai pengingat bagi kita, Kamis10/10 sampai Sabtu 13/10 dari data yang dipantau TRC  BPBD dilapangan ada 4 kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Kec. Suliki,  Kec Payakumbuh, Kec .Harau, Kec.  Lareh Sago Halaban. Rumah yang teredam banjir seluruhnya 21 rumah dengan ketinggian air sehinga lutut orang dewasa, saluran irigasi di jorong Ompek Nagari Lareh Sago Halaban juga kerbau tiga ekor dan persahawan penduduk. ** Yus

 

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.