Limapuluh Kota, Editor.- Intensitas hujan yang tinggi dalam sepekan terakhir di Kabupaten Limapuluh Kota, mengakibatkan beberapa titik didaerah itu dilanda Banjir.

Mengetahui hal tersebut, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan didampingi Asisten I Dedi Permana, langsung meninjau ke lokasi bencana, di Jorong Lompek Nagari Halaban bersama kepala BPBD setempat Joni Amir S.Sos, Jumat, (12/10). Beberapa titik yang dilanda banjir tersebut yakni, Jorong Labuah Batimbun, Nagari Limbanang, Tabek Panjang, Nagari Koto Baru Simalnggang dan Jorong Lompek, Nagari Halaban.

Kepada awak media, Wabup Ferizal Ridwan menyampaikan, telah mengutus tim yang bekerja dari semalam untuk meninjau lokasi-lokasi yang terkena banjir sehingga dapat dilakukan pendataan untuk ditindak lanjuti.

“Dari semalam kita telah turunkan tim ke lokasi bencana, Insya Allah siang ini total kerugian akan bisa kita inventaris,”ucapnya

Pada kesempatan itu, Wabup Ferizal Ridwan juga meng masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya, terutama kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Seperti di tepi aliran sungai maupun yang berada di lereng perbukitan.

“Kita menghimbau masyarakat, terutama yang berada diwailayah rawan bencana agar berhati-hati, tingkatkan kewaspadaan dan selamatkan aset, seperti hewan ternak dan harta benda,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Limapuluh Kota Joni Amir mengatakan, mengingat curah hujan yang semakin tinggi, saat ini pihaknya  telah menyiagakan Kelompok Siaga Bencana (KSB) dilokasi-lokasi yang rawan bencana.

“Kita telah menerjunkan KSB di lapangan, mereka selalu monitor. Untuk itu kami menghimbau masyarakat agar tetap selalu berhati-hati serta tingkatkan kewaspadaan,”pungkasnya.

Kepala Jorong lompek, Asismen mengatakan, akibat banjir bandang yang terjadi pada Kamis (11/10) itu, tiga ekor Kerbau hanyut terbawa arus. “Selain menghanyutnya tiga ekor kerbau, 7 unit irigasi ambruk dan sekitar 1/4 hektare sawah rusak,” pungkasnya.

Selain Ferizal Ridwan dan Dedi Permana, hadir pada kesempatan itu, Kapolsek Lareh Sago Halaban, Babinsa, Babinkantibmas, Wali Nagari, Kepala Jorong serta warga masyarakat Jorong Lompek.

Sementara di Nagari Koto Tangah Kecamatan Bukik Barisan Kabupaten Limapuluh Kota juga terjadi bencana pada enam titik, ujar Wali Nagari Koto Tangah Zamri pada media ini, Jumat.

Bencana itu menurut Zamri sudah dipredksi sebelumnya,sehingga warganaya telah diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan apabila curah hujan tinggi,walau masalah banjir yang merusak tanaman padi dan lonsor tidak dapat dihindari. Makanya warga jauh-jauh hari telah diingatkan agar membersihkan saluran agar air tidak meluap, ungkapnya. ** Yus

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.