Tanah Datar -- Memperingati 1 Muharam 1440 H Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar menggelar berbagai acara, salah satunya ialah lomba menyanyi bernuansa Islami tingkat Sekolah Dasar (SD) yang dilaksanakan diLapangan Cindua Mato, Batusangkar, Jumat (7/9).

Sebagai lagu pembuka dalam ragam rangkaian acara peringatan 1 Muharam 1440 H ini, setiap peserta diwajibkan menyanyikan lagu yang sedang trend saat ini yaitu “Maulana Ya Maulana” dari grup musik gambus Sabyan.

Tampak para peserta yang berjumlah 60 Orang dari seluruh SD di Kabupaten Tanah Datar menyanyikan lagu tersebut dengan berbagai penghayatan hingga menciptakan vokal yang menarik.

Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar Abrar Muhklis, lomba menyanyi benuansa Islami diikuti secara antusias oleh para peserta. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang melebihi target yang direncanakan.


“Sebelumnya kami menargetkan peserta lomba menyanyi bernuansa Islami sekitar 50 orang akan tetapi peserta mendaftar melebihi target yang direncanakan, itu membuktikan bahwa masyarakat kita sangat antusias mengikuti acara ini,” ujarnya.

Ia pun berharap kedepannya acara lomba menyanyi bernuansa Islami tersebut dapat tetap terlaksana disetiap tahunnya dengan lebih melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Sementara itu, Ketua Juri Agustan Huri menuturkan seluruh peserta menampilkan performa terbaik hingga membuat juri harus sangat detail memperhatikan siapa yang paling pantas mendapat peringkat pertama dalam ajang tersebut.

“Pesertanya bagus-bagus, semuanya berbakat membuat juri harus seksama dalam memberikan penilaian. Kita (juri.red ) tidak hanya memperhatikan olah vokal, penampilan maupun penjiwaan dalam menyanyikan lagu tersebut, akan tetapi bagaimana pesan dari lagu itu sampai kepada penonton yang menyaksikan lomba ini,” ujarnya.

Hingga akhirnya didapati nama- nama yang akan berlaga di malam final pada tanggal 8 September 2018 diantaranya Annita Aprillia  dari Batipuh, Faraz Raviq dari Limo Kaum, Nesha Aamelia dari Pariangan, Aina Sasrides dari Sungai Tarab, Gendis Bunga Ciptaning dari Salimpauang dan Dhea Hanisya dari Sungai Tarab. (hp/rey)



Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.