Pasbar, sumbardetik.com – Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Simpang Empat gelar sertijab direktur. Dari direktur lama yakni dr. H. Agung Mulia, Mars., kepada Direktur yang baru dr. Meri Herliza.

Bidang Pendidikan Yayasan Ibnu Sina DR. dr. Masrul, M.Sc, Sp.GK., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada direktur yang lama yakni dr. H. Agung Mulia atas dedikasinya selama ini dalam memimpin RS Yarsi Simpang Empat.

Juga disampaikannya, Sebagai pimpinan atau direktur yang sudah lama, dr. H. Agung Mulia tentu dari segi ilmu pengalaman sudah cukup banyak. Sehingga perlu ditularkan kepada direktur yang baru.

“Direktur yang baru dr. Meri Herliza butuh bimbingan dari semua pihak di Pasbar. Yarsi hadir memang untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sebagaimana sejarah berdirinya dulu oleh tetua Yarsi”, jelas DR. dr. Masrul, M.Sc, Sp.GK.

“Rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa di dalam organisasi, begitu juga dengan Yarsi ini. Mutasi ini tidak hanya terjadi RS Ibnu Sina Simpang Empat saja, namun juga untuk rumah sakit Yarsi di daerah lain”, Jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, direktur yang baru dr. Meri Herliza menyampaikan, sebagai orang yang baru di tempat yang baru membutuhkan bimbingan dan arahan dari Pemerintah Daerah dan dari senior.

“Saya sebagai orang baru di Pasaman Barat tentu butuh bimbingan dan arahan dari semua pihak, baik dari Pemerintahan Daerah maupun dari para senior di RS. Yarsi Simpang Empat ini, bahkan saya juga akan menerima masukan – masukan dari Masyaakat Pasbar”, kata dr. Meri Herliza.

Bupati Syahiran dalam sambutannya menyampaikan bahwa Yarsi sudah dikenal hampir 30 tahun yang lalu, sejak Dia masih menjadi camat dulunya. Dan Komunikasi selama ini dengan Yarsi berjalan dengan baik, begitu juga dengan para unsur pimpinan Yarsi.

“Hubungan dr. Agung sebagai Direktur Yarsi Simpang Empat selama ini dengan Pemerintah Daerah  sangat baik, komunikasi juga tidak ada kendala, bahkan Bapak Agung selalu mengangkat telepon saya kalau saya menelepon, walaupun Dia sedang rapat”, ujar Syahiran.

“Kepada Direktur yang baru hendaknya juga bisa melakukan hal yang sama, agar bisa menjaga hubungan baik ini, Apalagi di Pasbar memiliki tiga etnis yakni Minangkabau, Jawa dan Mandailing”, tambah Syahiran.

“Tiga Bahasa kalau bisa ibu kuasai, yakni Bahasa Minang, Jawa dan Mandailin”, ujar Syahiran berseloroh.

“Komunikasi perlu ibu jaga dan lanjutkan komunikasi yang sudah berjalan selama ini. Selain itu, pesan saya kalau bisa wilayah RS Yarsi di perluas. Karena pasien Yarsi semakin hari semakin meningkat, sehingga menyebabkan lahan parkir penuh”, Ujar Syahiran mengakhiri. (Dedi R/hms)


Sumber: sumbardetik.com


DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.