TOPIKINI.COM Provinsi Sumatera Barat terpilih menjadi Tuan Rumah pelaksanaan Rapat kerja nasional (Rakernas) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ke-28 tahun 2018. Agenda tahunan wanita-wanita pengusaha itu, akan dipusatkan di Hotel Inna muara Padang selama tiga hari pada tanggal 8-10 Oktober mendatang.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, dijadwalkan akan membuka secara resmi Rakernas IWAPI ke-28 tersebut. Selain itu juga turut dihadiri Ketua Umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) IWAPI, Nita Yudi, serta Ketua Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani.

Pada Rakernas IWAPI ini, dihadiri sekitar 1.700 lebih anggota IWAPI dari seluruh Provinsi di Indonesia. Hal itu menjadikan momen bagi IWAPI untuk mengevaluasi kerja dan membicarakan program IWAPI untuk kedepannya.

“alhamdulillah provinsi sumbar terpilih menjadi tuan rumah rakernas IWAPI ke 28 tahun ini, namun ini kesempatan kita menjadi Tuan Rumah tidaklah mudah. Sebab, masing-masing DPD se-Indonesia berebut ingin jadi tuan rumah,” terang Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) IWAPI Sumbar, Emma Yohanna, saat jumpa pers bersama awak media di salah satu restoran di kota padang, Selasa (25/9).

Emma Yohana memastikan IWAPI Sumbar siap dalam menyukseskan Rakernas nantinya. Apalagi, Rakernas ini menjadi momen untuk mendorong dan memotivasi pelaku usaha wanita terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

“Tidak saja pengusaha besar, namun juga menengah dan kecil. Sebab di era global ini, tingkat persaingan semakin tinggi dan apalagi bisnis online kian banyak,” ujarnya.

“Pelaku usaha wanita harus meningkatkan pengetahuannya, Baik tentang produk, manajemen, pemasaran dengan memanfaatkan media sosial maupun internet,” sambung Emma.

Dalam Rakernas ke-28 IWAPI itu juga akan diisi dengan kegiatan peduli lingkungan dalam program ribuan penanaman bibit pohon dan buah yang dipusatkan di museum Adityawarman. Penanaman puluhan ribu bibit ini akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi.

“Rencana penanaman bibit pohon akan ditanamkan 10.000 bibit, tapi secara bertahap. Nantinya dilanjukan dari tingkat DPD hingga sampai di DPC di luar Padang,” jelas Emma.

Dia mengungkapkan,Dalam program penanaman bibit ini IWAPI telah bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang. Untuk pelaksanaan, dilakukan di hari pertama dimulainya Rakernas IWAPI pada tanggal 8 Oktober mendatang.

Selain rangkaian kegiatan penanaman pohon dan buah, pada Rakernas tersebut juga akan diadakan IWAPI Expo dari seluruh UMKM yang dimiliki setiap DPD IWAPI. Dalam hal ini, IWAPI juga mengandeng dan melibatkan UMKM Simbar untuk melakukan pameran produk-produk hasil UMKN tersebut.

“Seluruh DPD IWAPI akan memamerkan produk-produk UMKM yang dimiliki dari setiap daerah. Akan ada juga dari UMKM Sumbar yang sekarang masih kami data, dan tawarkan ikut bergabung. Dalam Minggu ini jumlah sudah bisa didata,” pungkasnya.

Momen Rakernas IWAPI ke-28 ini juga akan dimanfaatkan IWAPI Sumbar untuk memperkenalkan budaya adat Minangkabau. Bahkan dijadwalkan, seluruh peserta Rakernas dari seluruh Indonesia akan memakai pakaian ciri khas adat Minangkabau.(ju Abdi)


Sumber: topikini.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.