Pasbar, Sumbardetik.com – Gerakan Aliansi Masyarakat Pasaman Barat Peduli adalah gerakan kepedulian masyarakat Pasaman Barat terhadap masalah-masalah kemanusiaan yang bersifat luas.

Nama Aliansi Masyarakat Pasaman Barat Peduli, yang di dalamnya ada beberapa organisasi atau Ormas dan lembaga yang tergabung dalam wadah berupa KolaborAksi MRPB PEDULI yang terdiri dari, Ormas Pekat IB Pasbar, PPS Bundo Kanduang, Generasi Muda Pekat IB Pasbar, MUI Pasbar, Majelis Mujahidin, World Human Care (WHC),

AAYT Pasbar,Penari Lintas Community,Kings Bird,Ikatan Motor Pasbar, Syam Organizer dan beberapa organisasi Pemuda yang ada di Pasbar.

Kita juga ke depannya tidak menutup diri bila ada ormas lainnya yang mau bergabung bekerjasama, kita siap berkolaborAksi tuk kepedulian dengan semboyan #bersamakitabisa.

MRPB Peduli terus bergerak dalam melakukan aksi penggalangan dana tanpa mengenal batas dan waktu, baik melalui aksi nyata penggalangan langsung maupun melalui  rekening MRPB PEDULI (BRI no. rekening 0615-01-008410-53-1)

Bukan atas nama ormas atau lembaga-lembaga non pemerintahan yang menonjolkan nama masing-masing ormas atau lsm tertentu.

Hal ini kita lakukan untuk menjaga image nama Pasaman Barat ke luar, untuk itu kita harus jaga nama baik dan kibarkan bendera Pasaman Barat bahwa Pasbar selalu ikut peduli akan semua krisis kemanusiaan di manapun.

Demikian antara lain pemaparan yang disampaikan oleh Ketua MRPB Peduli, Mon Eferi yang sehari-harinya bertugas mengajar di SMAN 1 Pasaman .

“Peduli itu butuh tindakan nyata, sekecil apapun, akan sangat berarti bagi yang membutuhkan” ujarnya.

Dijelaskan Mon Eferi bahwa, aksi kepedulian Aliansi Masyarakat Pasaman Barat Peduli selama ini terus berjalan dan tetap akan berlanjut, seperti saat ini bahwa sejak Jumat (31/8) akhir bulan lalu kegiatan Aliansi MRPB Peduli sedang berlangsung di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dikatakannya bahwa kegiatan kemanusiaan tersebut  langsung dilaksanakan oleh Ketua DPD Pekat IB Pasbar yang juga sebagai Ketua Aliansi Masyarakat Pasaman Barat Peduli, Decky H Sahputra bersama Laskar Mujahidin Sumbar dan World Human Care.

Di jelaskannya pada media ini, bahwa Decky H.Saputra  yang tengah berada di Lombok bersama tim relawan World Human Care (WHC) dan Majelis Mujahidin,sejak Jumat, (31/8) akhir bulan lalu memaparkan bahwa tentang kondisi masyarakat Lombok yang terdampak gempa saat ini berdasarkan pantauan langsung para relawan di lapangan, bahwa  masyarakat Lombok saat ini sampai beberapa bulan kedepan masih membutuhkan bantuan beras/sembako.

Menurut Decky melalui Mon Eferi, bahwa aktivitas perekonomian masyarakat Lombok saat ini masih lumpuh karena mereka masih tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Sebab mayoritas rumah mereka runtuh dan rusak berat sehingga tak bisa dihuni lagi. Bahkan menurut, apalagi setelah sebahagian tim relawan dari berbagai komunitas telah meninggalkan NTB.

Di mana selama ini sebahagian dari relawan komunitas tersebut hanya mampu memasuki wilayah yang terjangkau saja, apalagi pemberitaan di media masa yang kita lihat selama ini hanya memberitakan situasi yang mudah terjangkau, sementara masih banyak daerah dan desa terpencil yang lebih parah menerima dampak dari gempa tersebut, hingga saat ini masih belum terjangkau dan belum tersosialisasikan oleh Pemerintah kepada kita.

Berdasarkan laporan tersebutlah, maka menurut Mon Eferi, Aliansi Masyarakat Pasaman Barat Peduli akan melanjutkan kembali penggalangan bantuan kemanusiaan Peduli Lombok jilid II,yakni akan menurunkan Relawan dengan jumlah yang lebih besar dan membawa kebutuhan sesuai data hasil monev selama seminggu di NTB. seperti beras,sandang dan kebutuhan lainnya ataupun dana.

“Decky H.Sahputra berharap dan menghimbau Kepada seluruh masyarakat Pasbar agar kiranya kita yang punya kelebihan rezeki untuk ikut membantu saudara kita di Lombok yang sedang dalam kesusahan.” Ujar Mon Eferi.

Untuk itu Mon Eferi mempersilahkan kepada masyarakat yang Peduli agar dapat menyalurkan donasi kemanusiaannya melalui rekening MRPB PEDULI (BRI no. rekening 0615-01-008410-53-1) dengan menambahkan 500 pada saat mentransfer, hal ini menurutnya sebagai penanda donasi khusus PEDULI LOMBOK.

Misalnya; Rp. 10.500 Rp 100.500, Rp 200.500, Rp 500.500, atau Rp.1.000.500 dan seterusnya.

Sedangkan yang ingin memberi bantuan berupa barang bisa langsung mengantarkan ke Sekretariat Aliansi MRPB Peduli di Jalan jalur 32 Kompleks Latifha Simpang Empat Pasbar.

Menurut Decky, Tim Relawan Aliansi telah memasuki semua wilayah atau desa tanpa terkecuali, itu makanya tim relawan Aliansi ini berencana ke depannya akan kembali untuk ke dua kalinya dengan membawa bantuan yang lebih besar via darat tanpa perantara untuk langsung menyerahkan bantuan sesuai kebutuhan yang telah mereka data selama seminggu berada di semua wilayah Nusa Tenggara Barat tersebut.

“Alhamdulillah, sebagian bantuan dari masyarakat Pasaman Barat sudah diterima saudara-saudara kita, seperti di desa Rempek, Lombok ” terangnya.

Dijelaskan Decky melalui Mon Eferi, bahwa Desa Rempek adalah salah satu desa di Lombok yang 100 % rumah warganya mengalami rusak berat dan rata dengan tanah.

Ditambahkan lagi bahwa, setelah dari Desa Rempek tim relawan terus bergerak lagi ke seluruh desa-desa lain yang mengalami kerusakan parah dan minim yang butuh mendapatkan bantuan.

Di katakannya, bahwa pada kesempatan itu warga Rempek menyampaikan ribuan terimakasih atas kepedulian dan perhatian masyarakat Pasaman Barat dan Sumbar.

Mereka menyampaikan dan mendoakan, ” Semoga Allah SWT membalas kebaikan masyarakat Pasaman Barat dan Sumbar dengan balasan sebaik baik pahala dan semoga Allah SWT melimpahkan rahmatNya dan melindungi kita semua..Aamiin YRA..” ujar Mon.

Sejak hari pertama Jumat (31/8) saat tim menyerahkan bantuan, mereka diterima langsung oleh Ustazd Tafa’ul pimpinan pondok Pesantren Darul Syifa Dusun Tirpas Lombok Timur.

Sejak itu tim terus bergerak ke seluruh pelosok NTB dengan tiada hentinya.

Bahkan menurut Decky yang dihubungi melalui selulernya, Jumat (7/9) sehari setelah mereka kembali dari NTB yakni Kamis, (6/9) sebelum beranjak meninggalkan Lombok, mengatakan bahwa tim relawan berkesempatan melaksanakan pengobatan gratis di desa Tirtanadi kecamatan Labuhan haji , Lombok Timur dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, setelah beberapa hari ini mengunjungi beberapa desa di Lombok, Penyaluran bantuan kemanusiaan ke beberapa titik posko bantuan dari masyarakat Pasaman Barat dan Sumbar kepada saudara-saudara kita di Lombok telah selesai dilaksanakan, kini tim telah bersiap-siap bertolak kembali ke Padang.” Ujar Decky H.Sahputra.

” Luar biasa, semangat dan kepedulian Relawan DPD PEKAT IB PASBAR, Laskar Mujahidin,dan WHC sangat luar biasa, Semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan semoga Allah SWT membalas semua kebaikan para mujahidin..Aamiin YRA..” tutup Mon Eferi. (Zoelnasti)


Sumber: sumbardetik.com


DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.