Payakumbuh - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Payakumbuh menggelar Penguatan Pengetahuan dan Sosialisasi Informasi tentang IMS, HIV/AIDS kepada Pengurus dan Anggota Karang Taruna di Kota Payakumbuh, Kamis (27/9).

Kegiatan yang bertempat di Puskesmas Payolansek ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh Ade Vianora, Sekretaris KPA Kota Payakumbuh Fahman Rizal, dan juga hadir sebagai Narasumber dr. Nella Fatma.

Sekretaris KPA Kota Payakumbuh Fahman Rizal menyampaikan sebagai Lembaga yang dibentuk untuk mengkoordinir kegiatan penanggulangan HIV/AIDS, maka KPA Kota Payakumbuh sesuai dengan Permendagri nomor 20 tahun 2007 punya tugas dalam menginformasikan kepada masyarakat.

"Dari mulai kita lakukan pendataan pada 2010 lalu, secara kumulatif hingga Desember 2017 sudah mendapat temuan sebanyak 74 kasus yang rata-rata dominasi oleh usia remaja. Kebanyakan didapati dari pertukaran cairan atau namanya hubungan seksual beresiko, untuk mengurangi dampak ini, maka kami gencarkan sosialisasi," ungkap Fahman.

Fahman Rizal juga menambahkan ada 8 kasus baru yang sudah berhasil diungkap dalam tahun ini, berarti sudah 82 kasus yang terungkap hingga September 2018. Tetapi dalam Fenomena Gunung Es, jika 1:100 maka masih ada 8200 temuan yang belum ditemukan.

Kepala Dinas Kesehatan Elzadaswarman dalam sambutannya mengatakan selagi kita berinteraksi dengan komponen masyarakat, mau tak mau harus mau. Karena berkaitan dengan ancaman yang ada disekitar kita.

"Ini adalah hal yang fundamental, konsepsi dasar akibat peningkatan pembangunan, kemajuan teknologi, mobilitas masyarakat, dan keinginan manusia. Sehingga meningkatnya perekonomian dan kebutuhan masyarakat, juga meningkatkan kasus yang sejajar dan paralel, pemerintah sebagai lini terdepan, berupaya melakukan langkah-langkah, sehingga permasalahan ini bisa kita atasi," ujar Zet, panggilan akrab Kadis Kesehatan.

Ketua Karang Taruna Kota Ade Vianora menyampaikan apresiasi kepada KPA Kota Payakumbuh, menurutnya kegiatan ini tepat sasaran dan langsung "to the point" dalam penyampaian kepada anggota Karang Taruna.

"Antusias peserta dari Karang Taruna juga tidak akan kalah dengan semangat para Narasumber, karena ini adalah hal penting, maka perhatian khusus juga kita butuhkan," ujar Ade. (BD)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.