Kondisi wisatawan asing pasca dievakuasi ( foto: istimewa)

PADANG -- Mengetahui ada kapal wisatawan yang alami kebocoran  di perairan dekat Pulau Sinyaru Kota Padang- Sumatera Barat, Satuan Patroli (Satrol) Lantamal II segera mengerahkan Sea Rider dan Patkamla Marak bantu evakuasi Kapal Pesiar dengan nama KM. Santa Lusia, Sabtu (15/9).

Dalam keterangan resmi Lantamal II, berawal dari laporan yang diterima oleh Pasops Satrol Lantamal II Mayor Laut (E) Sumantri, dari KSOP pada pukul 04.00 WIB. Diketahui ada kapal KM Santa Lusia yang mengangkut belasan wisatawan asing mengalami kebocoran.

Sehingga Pasops Satrol melanjutkan laporan kepada Asops Lantamal II dan Dansatrol Lantamal II selanjutnya diperoleh perintah untuk melaksanakan bantuan pertolongan.

Unsur standby Satrol segera digerakkan yaitu Sea Rider dan Patkamla Marak, dengan pimpinan Komandan Kal Sinyaru Letda Laut (P) Yeri Kusmantoro untuk melaksanakan bantuan evakuasi.

Dikarenakan cuaca yang kurang mendukung dan ombak yang diperkirakan mencapai 1 hingga 2 meter , Kapal patroli sekitar pukul 05.20 WIB  baru tiba di lokasi kejadian. Bersamaan itu pula tiba tim dari basarnas dan KPLP, maka segera dilaksanakan bantuan evakuasi.

Dari hasil keterangan dilapangan diketahui KM. Santa Lusia mengangkut 12 wisatawan asing yang terdiri dari 10 orang warga negara Australia dan 2 orang dari Brasil, sedangkan untuk ABK berjumlah 6 orang.

Untuk korban selamat berjumlah 17 orang sedangkan meninggal dunia satu orang atas nama Wal Asri yang merupakan Kepala Kamar Mesin (KKM) KM. Santa Lusia. 

Untuk penyebab meninggalnya masih dalam penyelidikan yang berwajib.
Selanjutnya KM. Santa Lusia di evakuasi menuju Dermaga Pelabuhan Muara Padang, sedangkan untuk korban selamat dan meninggal dibawa ke Dermaga Bungus Teluk Kabung Padang.(ril/pb)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.