Batusangkar, Editor.- Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi bersama Kapolres Tanah datar AKBP Bayu Aji Yudha Prajas,Kasdim 0307 Tanah Datar,Kepala Kejaksaan Negeri Tanah,Ketua KPU Tanah Datar.Ketua Panwaslu Tanah Datar Kepala Kantor Kesbang Pol Tanah Datar dan kasat-kasat dilingkungan Polres Tanah Datar  Senin (24/9) bertempat di Mapolres Tanah Datar menyaksikan siaran langsung Telecomference yang dilaksanakan oleh Mengkopolhukam,Kapolri,Panglima TNI dan Kapolda,Gebernur.

Telecomference yang diikuti oleh Bupati,KPU dan Bawaslu seluruh Indonesia itu disiarkan langsung dari Kontor Menko Polhukam oleh TVRI dan TV Swasta Dalam Telecomference tersebut Kapolri Tito Karnavian menyatakan, menjelang Pemilihan Umum Presiden dan Anggota Legislatif tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia berupaya meningkatkan koordinasi dan antisipasi terjadinya black campaign (kampanye hitam) dan hal-hal lain yang dapat terjadi mulai dari masa kampanye hingga pemungutan suara nanti.Untuk itu Tito juga menghimbau disetiap daerah agar diselenggarakan deklarasi pemilu damai mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota.

Sebelumnya Mengko Polhukam Wiranto juga mengimbau kepada seluruh jajaran TNI/Polri agar tidak ikut dalam politik praktis menjelang pemilu tahun 2019 yang akan datang dan juga Wiranto mengharapkan TNI/Polri untuk menjaga keamanan dan jangan TNI/Polri yang mengacau keamanan dan jadilah wasit yang jujur,harap Wiranto

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi usai mendengarkan arahan Mengko Polhukam dan Kapolri via teleconference tersebut mengatakan.Apa yang telah diarahkan oleh Menko Polhukam dan Kapolri  akan dibicarakan  ditingkat Forkopimda, KPU serta Bawaslu.

Pemkab Tanah Datar juga telah menyarankan adanya deklarasi damai kepada KPU Tanah Datar sebagai pihak yang berwenang dalam menyelenggarakan pemilu.

“Kedepan kita berharap  ada suatu wadah yang dapat menyelesaikan masalah pemilu baik legislatif maupum pemilu presiden jika ada terjadi, sebelum kasusnya berlanjut ke ranah hukum,  hal ini akan kita bicarakan terlebih dahulu bersama Forkopimda, KPU dan Bawaslu,” ujar Irdinansyah

Kapolres Tanah Datar AKBP. Bayuaji Yudha Prajas pada kesempatan tersebut juga menyatakan .Untuk mewujudkan Pemilu Damai yang diperlukan adalah koordinasi maka dari itu jajaran Polres Tanah datar akan serlalu  berkordinasi dengan Forkopimda, KKPU serta Bawaslu.

“Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya gesekan ditengah tengah masyarakat, Polres Tanah Datar juga akan melakukan peningkatan intensitas patroli bersama atau patroli gabungan, mulai dari tingkat Polsek hingga Polres,” ungkap Bayu.

Pada kesempatan yang sama Ketua KPU Tanah Datar Fahrul Rozi mengungkapkan, akan selalu melakukan koordinasi dengan pemkab dan pihak keamanan. KPU akan akomodatif dan selalu mengakomodir setiap operasi pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian seperti yang telah dilakukan pada tahapan  tahapan sebelum  penyelenggaraan pemilu yang dilaksanakan pada bulan April 2019 yang akan datang.Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga berusaha menetralkan seluruh potensi masalah yang muncul dengan berkoordinasi seluruh stakeholder, termasuk aparat kepolisian,

Menanggapi permintaan adanya deklarasi pemilu damai di Kabupaten Tanah Datar,Ketua  KPU Fahrul Rozi mengatakan,  tidak akan melakukan kembali deklarasi damai .karena beberapa waktu lalu kita  telah  melakukan deklarasi Pemilu badunsanak dan penandatangan kesepakatan pemilu damai  saat apel Mantap Brata yang dilaksanakan Polres Tanah Datar. Deklarasi juga telah dilakukan di tingkat provinsi  diikuti oleh seluruh partai politik peserta pemilu, dan juga KPU se-Sumatera Barat, Fahrul Rozi ** Jum

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.