Bupati Padangpariaman Ali Mukhni saat menjadi pembicara. Foto: Andri
Padang - Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menegaskan bahwa berbagai kebijakan dan inovasi di pemerintahan Kabupaten Padangpariaman semata untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Dari buku yang saya baca mengatakan bahwa manusia yang tidak berinovasi serupa dengan kerangka yang berjalan," ujarnya pada Forum Inovasi Daerah di Pangeran Beach Hotel, Padang,(25/9).

Ali Mukhni menyebut bahwa di Padangpariaman telah dicanangkan gerakan 'tiada hari tanpa berinovasi'. Ia menjelaskan bahwa dengan terus melakukan inovasi, manusia akan mencapai kesempurnaan.

"Selain itu, melalui inovasi kita dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ini terbukti dari data BPS Padangpariaman yang menyatakan pertumbuhan ekonomi Padangpariaman mencapai 7 persen pada beberapa tahun belakangan. Lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional," sambungnya.

Seorang inovator, imbuh dia, tidak pernah berhenti berinovasi dalam kehidupannya. Hal semacam itu ia harap diterapkan oleh seluruh jajaran perangkat daerah di Padangpariaman.

Inovasi di pemerintahan Padangpariaman di antaranya mencakupi Padang Pariaman Sehat (Papa Sehat) yang telah dimulai sejak 2015. Inovasi tersebut kemudian diadopsi Kemenkes menjadi Program Indonesia Sehat.

Sedangkan inovasi di bidang pertanian telah mampu meningkatkan produksi padi sampai 3.000 persen. Komoditi jagung yang selama ini didominasi oleh Kabupaten Pasaman Barat, sejak 2017 telah dilampui oleh Padangpariaman.

Membangun Padangpariaman yang luluh lantak pasca bencana gempa Sumbar 2019 bukan perkara mudah. Ali Mukhni mengisahkan awal menjabat Bupati Padangpariaman setelah bencana dengan kondisi Padangpariaman yang membutuhkan pemulihan luar biasa.

"Siapa pun yang menjadi Bupati saat itu akan menghadapi kondisi yang sangat berat karena harus konsentrasi membenahi kondisi musibah. Apalagi harus bekerja mencapai visi misi daerah yang ditetapkan," kenangnya.

Setelah melewati satu periode kepemimpinannya, Padangpariaman berangsur pulih. Periode kedua (2016-2021)  Padangpariaman telah jauh bangkit dan berbenah sehingga bisa dikatakan bekas-bekas bencana tidak terlihat lagi.

"Ini berkat inovasi dan kerja keras semua perangkat daerah. Saat ini kita menatap masa depan Padangpariaman yang sangat cerah. Padangpariaman menuju sentra pendidikan nasional melalui pembangunan Kawasan Strategi Terpadu Tarok City. Semoga secepatnya dapat diwujudkan," pungkasnya.

Forum Inovasi Daerah turut menghadirkan Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah Kemendagri, Safrizal. Sedangkan narasumber oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padangpariaman M Fadly yang moncer dengan seabrek prestasi dan telah meraih ragam penghargaan nasional.  (Asm/OLP)

Sumber: Pariamantoday.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.