Arosuka, Editor.- Pati Ambalau Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Solok Masa Bakti 2018 – 2023 dikukuhkan, bertempat di Ruang Solok Nan Indah, Arosuka, Sabtu (11\8).

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Solok, Gubernur Prop. Sumbar diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan dan SDM Rosman Efendi, Ketua DPRD Prop. Sumbar diwakili Asril Tanjung, Ketua DPRD Kab. Solok diwakili Arlon Sutan Sati, Sekretaris Daerah Kab. Solok Aswirman,

Staf Ahli dan Asisten Bupati, Ketua TP PKK Kab. Solok Ny. Desna Gusmal, Tuanku Raja Besar Ahmad Husaini Hamzah dari Malaisya, Bupati/Wali kota di Lingkup Prop. Sumbar,

Ketua LKAAM Prop. Sumbar Drs. H. Hasan Basri, Dt. Majo Indo, Ketua LKAAM Kab.Kota di Lingkup Prop. Sumbar, Camat dan wali Nagari di Lingkup Kab. Solok, Ketua KAN dan BMN di Lingkup Kab. Solok, Kapolres Arosuka, Danlantamal II Padang, Dandim Solok
Bundo Kanduang, Niniak mamak, Alim ulama di Lingkungan Kab. Solok.

Ketua pelaksana kegiatan yang juga Asisten I Setda Pemkab Solok, Edisar dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Baralek Gadang Kab. Solok yang sekaligus memperingati HUT RI ke 73. Selain itu merupakan upaya pemerintah dalam melestarikan adat dan budaya dengan filososfi ABS-SBK.

“Tujuannya adah untuk meningkatkan peran dan SDM Niniak Mamak Pemangku adat dalam menghadapi tantangan zaman dan arus globalisasi,” jelas Edisar yang juga mengatakan kegiatan juga diawali dengan arak-arakan jamba oleh bundo kanduang dari tiap kecamatan di Kab. Solok dengan jumlah lebih kurang 600 jamba.

Sementara itu Bupati Solok yang juga Ketua LKAAM Kab. Solok, H. Gusmal, SE. MM dalam sambutannya mengatakan, kita harus yakin bahwa pengurus baru ini akan mambangkik batang tarandam serta mewujudkan nagari yang benar-benar berpedoman pada ABS-SBK dan kita akan selalu membantu pemerintah dalam mewujudkan dan membangun masyarakat madani serta menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk membentuk masyarakat yang berakhlakul karimah. Untuk diharapkan agar pimpinan LKAAM Prop. Sumbar agar selalu memberikan bimbingan dan petunjuk untuk mewujudekan nagari dan masyarakat yang sesuai dengan ajaran agama dan adat.

“Saya juga mengajak niniak mama, alim ulama, cadiak pandai dan bundo kanduang untuk menjaga anak kemenakan serta generai muda dari bahaya perilaku menyimpang (penggunaan narkotika, pergaulan bebas dan LGBT),” ajak Gusmal.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Prop. Sumbar diwakili Staf AHli Bidang Pembangunan dan SDM, Rosman Efendi mengatakan, bertekad untuk terus melestarikan adat dan budaya minangkabau, terutama di Prop. SUmatera Barat.
“Melalui LKAAM kita perjelas identitas kita sebagai masyarakat Minangkabau yang kental dengan adat dan tetap berpedoman pada agama. Selain itu terus menagajak untuk mengenalkan kembali kepada generasi muda mengenai adat dan budaya agar adanya perhatian lebih dari mereka,” kata Rosman Efendi. ** Rhian\Doni\Hms

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.