Limapuluh Kota, Editor.- Maraknya terdapat kasus generasi muda yang tertangkap menghisap lem di Indonesia, membuat pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota mengkhawatirkan anak-anak muda di kabupaten itu dapat terjerumus terhadap pergaulan yang dapat merusak masa depannya.

Untuk itu, bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi meminta agar semua pihak, terutama tenaga pendidik agar selalu mengawasi generasi muda ini dari pergaulan-pergaulan berbahaya, yang nantinya dapat menghancurkan masa depannya.

“Anak-anak muda sekarang banyak terpengaruh untuk mencoba menghirup lem, padahal itu sangat berbahaya bagi kesehatan. Kita khawatir jika tidak diawasi akan semakin terjerumus untuk mencoba yang lainnya termasuk Narkoba,”ujarnya ketika mengunjungi SD N 01 Koto Tuo, Kecamatan Harau, kemarin.

Menurut bupati, pengawasan ini selain tugas orang tua, guru juga sangat berperan mengawasi anak-anak muda dari pergaulan-pergaulan berbahaya. Untuk itu, dirinya meminta agar tenaga pendidik terus mengajak anak-anak muridnya melakukan kegiatan positif dan menghindari kegiatan negatif, seperti narkoba, mabuk-mabukan dan hal negatif lainnya.

”Para pelajar ini adalah generasi penerus yang nantinya akan menggantikan kita semua. Mereka ini yang kita harapkan menjalankan roda pemerintahan dan melakukan pembangunan,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata dia, para pelajar diminta untuk melakukan aktivitas yang positif seperti belajar, mengikuti ekstra kurikuler yang diselenggarakan di sekolah, beribadah dan lainnya. ”Dengan kegiatan positif seperti ini, akan menjadi bekal bagi mereka dan sangat bermanfaat di masa depan.

”Hindari menghabiskan waktu luang dengan nongkrong tanpa tujuan jelas. Jangan juga menghisap lem, jauhi itu semua, karena akan merusak masa depan,” tutupnya. ** Yus

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.