Batusangkar, Editor.- Dengan beredaranya khabar kalau Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar akan mengadakan seminar tentang “Islam Nusantara “ dengan nara sumber berbagai pakar, Pemerintah Daerah Tanah Datar dengan tegas menolak acara tersebut di adakan di daerah yang berfilosofi Adat Basandi Syarak,Syarak basandi Kitabullah.

Hal ini ditegaskan Bupati irdinansyah Tarmizi di hadapan para wartawan media cetak dan elokronik yang bertugas di Kabupaten Tanah Datar saat jumpa pers Minggu (5/8) bertempat di rumah dinas Bupati, Gedung Indo Jalito Batusangkar, didampingi oleh Sekretaris MUI Tanah Datar Afrizon, Kepala Dinas Kesehatan Armond Kevin dan Kabag Humas Pemda Tanah Datar Syahril.

Irdinansyah mengatakan, etelah dia mendengar kabar kalau IAIN Batusangkar akan mengedakan seminar tentang Islam Nusantara di Hotel Emersia dengan mengundang beberapa pakar agama dari Jakarta dia, langsung menelepon rektor IAIN Batusangkar Kasmuri. Dari penjelasan Rektor IAIN Kasmuri, hal itu tidak benar, yang ada adalah kegiatan seminar internasional yang akan diadakan pada bulan Oktober 2018. Dalam seminar tersebut tidak ada sedikitpun membicarakan masalah Islam Nusantara yang saat ini sedang marak diperbincangankan oleh umat Islam di Indonesia.

“Saya menegaskan untuk Kabupaten Tanah Datar khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya menolak adanya Islam Nusantara. Islam yang ada di Tanah Datar adalah Islam yang diajarkan oleh Nabi Besar Muhammad SAW,” ujar Irdinansyah

Menurut Irdinansyah, semenjak dulunya kita hanya mengenal satu Islam dan tidak ada kita mengenal yang namanya Islam Arab,I slam India, Islam Indonesia, Islam Jawa, Islam Minangkabau dan Islam lain-lainnya. Baru sekarang kita mendengar adanya Islam Nusantara. Sebenarnya konsep-konsep Islam Nusantara ini semenjak tahun 70 an telah ada sepulangnya Narcholis Majid dari Amerika.

“Untuk itu mari kita bersama seluruh masyarakat Minangkabau untuk menolak adanya Islam Nusantara. Sesuai dengan pandangan Majelis Ulama Sumatera Barat yang dengan tegas menolak apa yang dinamakan dengan Islam Nusantara tersebut,” ungkap Irdinansyah.

Seandainya seminar ini dilaksanakan juga oleh IAIN baik itu di kampus maupun di hotel Emersia saya akan perintahkan untuk kepada aparat penegak hukum untuk ditutup. Ini merupakan komitmen saya dan juga seluruh masyarakat Tanah Datar, tegas Irdinansyah. ** Jum

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.