Solok, Editor.- Walikota Solok H.Zul Elfian,SH,M.Si resmikan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV Goro Badunsanak Kota Solok Tahun 2018, bertempat di Balai Pemuda Gelanggang Betung, Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan. Jumat (27/7). BBGRM ke XV Kota Solok Tahun 2018 kali ini mengangkat tema “sapikua sajinjiang mewujudkan kota beras serambi madinah”.

Turut Hadir pada kesempatan itu, Wakil Walikota Solok Reinier,ST,MM, Wakil Ketua DPRD Kota Solok H.Irman Yefri Adang, Ketua GOW Kota Solok Ny.Elfia Reinier, Dirut Bank Nagari Solok Banteng Dono Sariro, Anggota DPRD Kota Solok, Kejaksaan, BUMD, Ketua LKAAM H.Rusli Khatib Sulaiman, Ketua Bundo Kanduang Milda Murniati, Tokoh Masyarakat, para kepala OPD, LPMK, Lurah, RT/RW serta mahasiswa KKN Unand di Kota Solok.

Ketua Panitia Pelaksana, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Jefrizal,SPt,MT melaporkan, tujuan BBGRM ini ialah menginformasikan dan memotivasi masyarakat untuk ikut berperan serta dan memulai goro dengan semangat kekeluargaan.

Selanjutnya, untuk penguatan integrasi sosial, serta pembangunan fisik maupun non fisik di Kota Solok, dengan rincian kegiatan fisik sebanyak 70%, dan kegiatan non fisik sebanyak 30%.

Ketua LKAAM H.Rusli Khatib Sulaiman mengatakan, Kota Solok tak akan mampu dibangun oleh Walikota Solok dan Wakil Walikota Solok tanpa ada bantuan dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, Tema BBGRM Sapikua Sajinjiang ini membuktikan bahwa Kota Solok mempunyai kebersamaan dan kekompakan dalam mendukung program pembangunan yang dilaksanakan Walikota dan Wakil Walikota.

“Mari kita bersatu dan kompak mewujudkan Kota Beras Serambi Madinah dengan sapikua sajinjiang, Goro badunsanak akan terlaksana dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Solok H.Irman Yefri Adang menyampaikan
rasa terima kasih kepada Pemko Solok yang telah menyiapkan BBGRM ini dengan baik.

Seperti kita ketahui, setiap tahunnya dana yang diberikan untuk goro badunsanak nilainya selalu ditingkatkan. Mulai dari awalnya Rp 5 juta pertahun, dan saat ini sudah Rp 50 juta pertahun.

Lebih lanjut, Irman Yefri Adang mengatakan bahwa semangat goro adalah semangat bersama. Untuk itu, kita inginkan partisipasi masyarakat di dalam goro badunsanak ini bukan proyek.

“Bantuan masyarakat bisa dari uang, maupun dari tenaga. Jika nilai proyek 50 juta, bagaimana bisa hasilnya menjadi 75 juta atau 100 juta. Itulah hakikatnya Goro Badunsanak ini,” ujarnya.

Irman Yefri Adang juga mengingatkan, dana BBGRM sekarang cukup besar, mari kita berhati-hati dalam pelaksanaan kegiatan, jangan sampai ada masalah dalam pelaksanaan BBGRM ini.

Sejalan dengan itu, Wako H.Zul Elfian mengharapkan kepada para Lurah, RT/RW untuk merencanakan pelaksanaan BBGRM dengan baik, melaksanakan dengan baik, serta melakukan pengawasan juga harus baik.

“Kegiatan BBGRM ini harus selalu dikembangkan semangatnya. Mari kita bersama bertekad untuk memberikan yang terbaik untuk kota kita ini, Kota Beras Serambi Madinah,” ujar wako.

Lebih jauh, Zul Elfian menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD Kota Solok yang sudah menaikkan dana stimulan untuk BBGRM lebih dari 100%.

“Semoga nantinya kegiatan BBGRM ini juga bisa membantu mempercepat penanggulangan kemiskinan di Kota Solok,” tutupnya.

Pada kesempatan itu, juga diserahkan piala dan hadiah kepada Kelurahan pelaksana terbaik BBGRM tahun 2017. Untuk Terbaik 1 diberikan kepada Kelurahan Nan Balimo 2 juta, Terbaik Kedua Kelurahan Tanah Garam 1,5 juta, Terbaik Ketiga Kelurahan Pasar Pandan Air Mati 1 juta.

Disamping Pemko Solok, Bank Nagari juga memberikan bonus senilai yang sama kepada ketiga Kelurahan pelaksana terbaik BBGRM tahun 2017. ** Mempe

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.