Solok, Editor.- Anggota DPRD Kota Solok melakukan Reses Masa Sidang ke II di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil). Selain silaturahmi warga, wakil rakyat Kota Serambi Madinah itu juga menyerap aspirasi masyarakat yang akan ditindak lanjuti pada penyampaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan, Kecamatan dan Kota Solok.

Wakil Ketua DPRD Kota Solok, H. Irman Yefri Adang, SH. MH menjelaskan, reses merupakan satu kegiatan wajib bagi Anggota Dewan. Dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2010 tentang tata tertib DPRD, dimana DPRD wajib turun ke masing-masing Daerah Pemilihannya guna menyerap aspirasi masyarakat.” Tujuan dilakukannya Reses tentu mau menyerap aspirasi dari keinginan rakyat. Reses sekaligus untuk silaturahmi dengan warga,” ujarnya, Selasa (24/7).

Politisi PAN tersebut menjelaskan, pelaksanaan Reses sudah dilakukan rekan-rekan (Anggota DPRD Kota Solok) sejak sepekan lalu. Lokasinya berada di masing-masing Dapil.

Untuk menyerap aspirasi masyarakat yang ada di Kecamatan Tanjung Harapan, Anggota DPRD dari Fraksi PAN, H. Irman Yefri Adang, SH. MH melaksanakan pertemuan di Gedung Aula Kantor Kelurahan Tanjung Paku.

Dikatakan, reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD Kota Solok setiap tahun. Setiap tiga bulan, Anggota Dewan turun ke Dapil untuk bertemu konstituen, menjaring informasi, menghimpun seluruhnya untuk kemudian disalurkan.

Adang menjabarkan, dari suara-suara masyarakat yang berhasil dihimpun melalui Reses tersebut, kemudian akan direkap dan dibuat laporannya serta diteruskan pada pimpinan di DPRD.

“Selanjutnya kita akan teruskan ke Walikota Solok selaku unsur penyelenggara Pemerintah Daerah yang kemudian Walikota solok meneruskan pada Organisasi Perangkat Daerah terkait”, jelasnya.

Mengawali masa kegiatan Resesnya di Kantor Kelurahan Tanjung Paku, Adang menyatakan kegiatan Reses sangat penting dan sayang sekali jika tidak dimanfaatkan. Melalui kegiatan ini kami selaku Wakil Rakyat dapat mendengarkan secara langsung keluh-kesah, aspirasi warga yang belum terpantau oleh Pemerintah Daerah.

Dalam kegiatan ini kita fokus mendengarkan untuk kemudian disalurkan aspirasi masyarakat dan bukan sekedar mengadakan pertemuan tanpa hasil untuk membangun di masa depan,” lanjut Adang.

Disebutkannya, dalam kunjungan resesnya tersebut mayoritas masyarakat di Kecamatan Tanjung Harapan mengaspirasikan masih adanya warga yang belum tersentuh kualitas air bersih, penempatan Bak Sampah dan pengadaan Bak Sampah yang kurang di beberapa kawasan, Drainase yang belum berfungsi secara maksimal dan baik, kesejahteraan Kader Posyandu yang perlu ditingkatkan, disebutkan saat ini Kader Posyandu hanya menerima per-bulannya sebanyak Rp.75.000.

Sebagai Anggota Dewan dari Dapil II Tanjung Harapan, akan terus mengupayakannya kepada Pemerintah agar usulan masyarakat ini dapat ditampung oleh Pemerintah Daerah,” sebutnya. ** Mempe

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.