Padang, Editor.- Foto AJo  Yusafni, terpidana kasus korupsi SPJ Fiktif Rp 62,5 Milyar di lingkungan  PU   provinsi  Sumatera Barat, yang sedang menghirup  udara bebas tanpa pengawalan, beredar luas di media sosial. Dalam foto tersebut,  Ajo  Yusafni dengan wajah berseri  menggunakan baju kaos merah dan topi warna biru, sedang melenggang sendiri, tanpa seorangpun yang sedang mengawalnya.

Padahal,  Ajo  Yusafni diketahui baru saja dijatuhi hukuman 9 tahun penjara, karena terbukti bersalah dalam kasus SPJ fiktif yang merugikan negara sebesar Rp 62,5 milyar. Seharusnya, Yusafni sedang berada di dalam rumah tahanan (Rutan) Anak Air Kota Padang, untuk menjalani masa hukumannya.

Foto tersebut diambil oleh seseorang warga yang kenal dekat Ajo Yussafni  berada di kota Bukittinggi, dan kemudian menyebarkannya ke grup-grup whatsapp dan kolega-koleganya.

Untuk mengklarifikasi beredarnya foto Yusafni tersebut, Kepala Kantor Kemenkumham Sumbar, Dwi Prasetyo Santoso, menggelar konfrensi pers di kantornya, Selasa (10/07)  malam.

Semula Kakanwil Hukum dan HAM mengelak  bahwa tahanan harus ada izin kepala Lapas dan  kepala Rutan anak Air. Namun dengan ada dsakan dari foto yag beredar, baru di verifikasi  memang ada Ajo   Yusafni berobat terapi  jadwal rutin tiga kali dalam sebulan rutin  di Bukittinggi.

Dwi membenarkan jika yang beredar tersebut merupakan foto  Ajo Yusafni, terpidana kasus korupsi SPJ fiktif Rp 62,5 milyar.

“ Ajo  Yusafni memiliki riwayat penyakit jantung, dan yang bersangkutan meminta izin untuk pergi berobat ke Bukittinggi dan keluarganya menjamin keselamatannya, sehingga tak perlu lagi pengawalan dari Kemenkumham,” ucap Dwi Prasetyo Santoso, Kakan Kemenkumham Sumbar.

Dwi menambahkan, saat ini  Ajo Yusafni sudah kembali ke rutan Anak Air untuk menjalani masa hukumannya.** Afridon

 

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.