Sungai Penuh. Editor.- Hadrizal anggota DPRD Kota Sungai Penuh meminta kepada Kadis PUPR Sungai Penuh, Martin,  untuk memasang pengumuman dan menempelkan RAB sebagai kontrol bagi masyarakat dalam pembangunan Lapangan KONI yang berlokasi di Tanah Kampung 2/7 2018.

Hal itu diunkapkan Hardizal  saat meninjau lokasi pembangunan Lapangan KONI di Tanah Kampung. Dia meminta kepada Martin selaku Kepala Dinas PUPR Kota Sungai Penuh untuk transparan dalam proyek KONI ini dan meminta untuk menempelkanka RAB sebagai kontrol bagi masyarakat dalam penggunaan dana APBD sesuai dengan UU KIP No 14 Tahun 2008. Hardizal juga meminta dokumen 0%, 50% dan 100% supaya jelas karena ini menggunakan dana besar, yakni Rp 13 milyar.

Hal senada juga di sampaikan oleh Pahkruddin Anggota DPR Komisi 3 Fraksi PDIP yang mengtakan ini terkesan tidak transparan alias tertutup.  “Tampaknya yang berubah dengan dana Rp 13 milyar ini hanya atapnya saja,” kata Pahkruddin .

Menurut Pahkruddin, proyek itu harus dilaksanakan dengan perencanaan yang benar. Dimulai dari penempatan lokasi fisik proyek yang berazaskan kemanfaatan. Seringkali proyek fisik itu ditempatkan karena diintervensi oleh pihak lain dan menimbulkan rasa ketidak adilan dari pihak lain, sehingga pelaksanaan proyek tersebut tidak mendapat dukungan masyarakat.  Bahkan ketika proyek fisik itu setelah jadipun maka proyek fisik tersebut ditelantarkan tidak ada pemeliharaan dikarenakan proyek itu tidak bermanfaat bagi masyarakat penggunanya. “Apalagi kalau pengadaan proyek hanya didorong oleh praktek penggunaan anggaran yang bermotifkan hanya karena keinginan memperoleh kekayaan peribadi si penguasa anggaran,” jelas Pahkruddin. ** Khumaini

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.