Solok, Editor.- Badan Zakat Nasional (Baznas) Kota Solok distribusikan
zakat pendidikan bagi 300 keluarga kurang mampu bersama Wakil Walikota Solok Reinier, Sabtu (28/7) di masjid Lubuak Sikarah.

Tanpa dihadiri banyak pejabat kecuali Ketua LKAAM Kota Solok, Ketua Baznas Kota Solok merincikan mustahik penerima zakat pendidikan tahun 2018 ini bervariasi, untuk anak TK dan SD, mendapatkan bantuan sebesar Rp 500.000, bagi pelajar SMP Rp 600.000, siswa SMA Rp 700.000 dan untuk mahasiswa sebesar Rp 1.000.000 .

Ketua Baznas Kota Solok sekaligus melaporkan pengelolaan zakat diarahkan untuk beberapa macam kebutuhan dan biaya hidup sehari-hari, terutama untuk kesehatan sangat prioritas, sehingga langsung dibayarkan bagi yang menggunakan BPJS. ” Yang tidak memiliki BPJS tetap dibantu. Dimana pun mereka berobat. Apakah di Jakarta atau dimana, asal syarat memiliki KK dan KTP kota solok, kita realisasikan,” katanya.

Menurut Ketua Baznas, semua yang dilakukan itu adalah upaya dalam menjalankan program Solok Sejahtera Solok Sehat dan Solok Cerdas. Ia memastikan sudah banyak dibantu, bahkan sudah ada yang pergi keluar negeri walaupun bantuan yang diserahkan tidak cukup. Sementara untuk bidang usaha, ketua Baznas menhampaikan, pihaknya langsung turun kelapangan untuk melihat kebenaran agar zakat dan modal usaha menjadj tetap sasara.

Hal tersebut sesuai dengan harapan bapak wakil walikota, agar semua kita wajib berzakat kepada seluruh elemen. Menindaklanjuti seruan itu, maka Baznas sudah melakukan secara menyuluruh untuk semua yang membutuhkan.

“Lebih dari Rp 1miliar zakat yang telah disalurakan Baznas sampai bulan Juli 2018 ini. Kita juga mengembangkan program bedah rumah yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 nanti,” jelasnya.

Menanggapi itu, wakil walikota Solok mengaku bangga terhadap Baznas yang benar benar mengurus program bantuan dengan serius. Ia melihat pendistribusian dilakukan dengan transparan dan merata untuk memenuhi kebutuhan pelajar SD sampai perguruan tinggi.

Reinier mengaku, dirinya bersama walikota Solok selalu mengajak PNS untuk berzakat. Dirinya melihat program pembukaan Minang mart dengan sangat bangga.
“Dana yang diserahkan memang belum cukup. Tetpai apabila di pergunakan sebaiknua, ia akan membantu kesusahan yang dihadapi,” ujar Wakil Walikota Solok.

Karena alasan itu, Reinir meminta kepada penerima zakat agar mempergunakan dana bantuan sesuai dengan kebutuhan. Ia sekaligus mengingatkan, janganlah terus meletakkan tangan dibawah, dengan pengertian selalu menunggu bantuan. Tetapi dengan belerja keras, menggerakkan sumber ekonomi, suatu saat nanti harus bisa pula memberikan kepada yang lain.

“Kuncinya kita semua harus bersukur agar pintu rezeki di bukan Allah SWT,” tutup Reinier ** Mempe

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.