Padang -- Dalam rangka upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sumatera Barat mengadakan sebuah kelas volunter yang akan mengupas tuntas kondisi kekinian dari lingkungan. 

Kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu 28, Juli 2018 ini dapat diikuti oleh masyarakat yang berjiwa ke-relawanan sehingga dapat memahami kondisi lingkungan saat ini dan bisa menyebarkan rasa kepedulian terhadap lingkungan kepada masyarakat luas.

Pemahaman dan rasa peduli terhadap lingkungan kurang tertanam dalam diri masyarakat Sumatera Barat, hal ini dapat dilihat dari kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Ulasan dari Bapak Rahmat Saleh, S.Farm anggota DRPD termuda Prov. Sumatera Barat. Pengrusakan lingkungan telah banyak kita saksikan dan efeknya telah kita rasakan bersama. Indonesia adalah negara yang diharapkan dunia untuk bisa menanggulangi polusi udara yang kian parah.

Pepohonan di hutan-hutan Indonesia diharapkan bisa menjadi paru-paru bumi yang sehat, namun hal ini tidak di dukung oleh pemahaman masyarakat Indonesia yang masih awam tentang lingkungan. Sehingga berbagai jenis pengrusakan lingkungan yang salah satunya pembalakan liar bisa kita temui di Indonesia.

Kegiatan yang bertemakan " Saatnya Kita Peduli Terhadap Lingkungan "  ini di harapkan dapat mempercepat proses pencerdasan masyarakat mengenai lingkungan. Apalagi materi ini di sampaikan langsung oleh orang yang ahli di bidang lingkungan hidup. Beliau adalah Bapak Dr. Eng Zulkarnaini seorang dosen tamatan Jepang yang konsentrasi akademisnya mengenai lingkungan hidup.

Kelas volunter ini di adakan di gedung DPRD Propinsi Sumatera Barat. Diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan menumbuhkan bibit-bibit cinta lingkungan pada pesertanya sehingga mereka dapat menyebarluaskan pemahaman baik mengenai apa yang harus kita lakukan agar lingkungan ini bisa juga dinikmati oleh generasi mendatang, jelas  Ketua MRI Sumatera Barat, Erwin, MA (ril/bd)


Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.