Pasbar, Sumbardetik.com – Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) diserbu bakal calon legsilatif (bacaleg)  2019 untuk mendapatkan surat keterangan tidak pernah terpidana. Pasalnya, surat itu merupakan salah satu syarat di Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk ikut menjadi calon legislatif 2019 mendatang.

“Ya, sejak 2 Juli lalu sudah ada bacaleg itu yang datang untuk memperoleh surat keterangan tidak pernah terpidana. Karena surat itu termasuk bagian dari persyaratan di KPU untuk ikut menjadi bacaleg,” kata Humas Pengadilan Negeri Kabupaten Pasaman Barat, Zulfikar Berlian di ruang kerjanya Rabu (4/7).

Menurut dari data sementara, pihak PN sudah mengeluarkan surat keterangan sekitar 108 orang.  Dan berdasarkan pantauan media ini jumlah tersebut terus meningkat menjadi 278 pada Jum’at (06/07) dan menurut Zulfikar Berlian, diperkirakan ke depannya jumlah tetsebut akan terus bertambah secara signifikan hingga 17 September 2018. Kalau dijumlahkan diperkirakan bacaleg itu ada sekitar 700 orang yang mendafar.

Selain bacaleg tingkat kabupaten, provinsi dan pusat. Warga yang datang itu juga ada yang ingin mendaftar anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasbar. Secara teknis, warga yang datang untuk mengurus surat keterangan itu akan dilayani semaksimal mungkin. Artinya, petugas hanya menghabiskan waktu sekitar 10 menit layanan kepada masyarakat itu sudah tuntas diterbitkan surat keterangan tersebut.

Karena, pihaknya sudah memakai sistem PTSP dari Mahkamah Agung RI. “Program PTSP Pasbar itu sudah diresmikan Ketua Pengadilan Tinggi Sumbar Husni Rizal pada 2 November 2017 lalu. Kemudian pada 25 Juli 2018 ini telah diresmikan PTSP PN se Sumbar oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum MA RI Dr Haswandi di Pengadilan Negeri Padang Panjang,” sebut Zulfikar Berlian.

Kemudian, syarat untuk memperoleh surat keterangan tersebut adalah, KTP, permohonan yang formulirnya disiapkan oleh petugas bermaterai Rp.6 ribu, SKCK, surat pengantar dari partai dan pas fhoto.

Dijelaskan memang setiap lima tahun sekali, kantor PN Pasbar selalu banyak didatangi pemohon surat keterangan yang gunanya untuk ikut menjadi caleg. Secara teknis, pihaknya hanya menerbitkan surat keterangan saja. Memang setiap pemohon itu akan diperiksa dalam program PTSP, kalau seandainya ada pemohon itu yang terlibat kasus hukum akan diketahui oleh petugas.

Salah satu pemohon yang ingin ikut mendaftar caleg 2019 adalah Lizar dari Partai Gerindra, dia sengaja datang ke PN ini khusus untuk mengurus surat keterangan tidak pernah terpidana. Pada 2014 lalu dirinya juga ikut mendaftar caleg tapi belum berhasil. Namun pada 2009 lalu dia juga sudah pernah jadi anggota DPRD Kabupaten Pasbar dari Partai Golkar.

Ya, layanannya cukup bagus, sepanjang persyaratan lengkap maka sekitar 10 menit semuanua tuntas, sekarang saya sedang menunggu legalisirnya. Semoga kali ini saya bisa terpilih pada pemilu legislatif mendatang,” sebutnya. (Dedi R)


Sumber: sumbardetik.com


DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.