Padang Panjang,  Editor,- Pemerintah Kota Padang Panjang melaunching produksi industri keju mozzarella dan keju gouda di Gedung Moch. Syafei pusat kota itu, Sabtu (7/7) lalu. Itu bukan saja inovasi dalam industri hilir dari susu sapi perah di Padang Panjang, tapi juga sebagai industri keju pertama di Sumatera.

Itulah kejutan terbaru diantara begitu banyak terobosan yang terjadi di kota kecil 23 KM2 dengan penduduk sekitar 34.000 jiwa tersebut, beberapa tahun ini. Peluncuran produk industri keju jenis mozzarella dan gouda itu diresmikan oleh Staf Ahli Walikota Padang Panjang, Emir Emil El Maulid mewakili Walikota setempat.

Kedua jenis keju itu, seperti disebut oleh Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Padang Panjang, Syahdanur pada acara tersebut, dihasilkan oleh kelompok usaha industri keju kota itu. Mereka sebelumnya sudah dilatih memakai mesin industri pembuat keju milik Dinas Pertanian setempat yang berlokasi di Gantiang, timur Padang Panjang.

Mesin dan peralatan industri pembuat keju itu diperoleh Ditan Kota Padang Panjang dari bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) RI sebagai buah kerjasama dengan Kementan RI. Sebelumnya, Kementan RI juga membantu indukan sapi, dan memfasilitasi kerjasama dengan New Zealand untuk pengembangan usaha sapi perah di kota ini.

Tujuan dari penumbuhan industri keju mozzarella dan gouda ini menurut Syahdanur, didampingi  kabid  Nakeswan, Wahidin Beru, bukan saja untuk pengembangan usaha ekonomi warga dan membuka lapangan kerja. Tapi juga bagian dari upaya pengembangan pemasaran produksi susu sapi perah Padang Panjang, yang selama ini  susu kerap tersisa di pasaran.

Staf Ahli Wako, Emir Emil El Maulid,  mengimbau usaha-usaha terkait di kota ini agar memanfaatkan produksi keju kota itu. Sejalan itu, kelompok usaha industri pembutan keju yang baru tumbuh ini diingatkan, agar terus menjaga higienis dan kualitas produk. Emir optimis, produk keju kota itu juga akan bisa jadi oleh-oleh bagi pengunjung.

Pada tahap awal ini pemasaran produk keju mozzarella dan gouda Padang Panjang menurut Kadistan Syahdanur, terutama di Rumah Susu Bukiksurungan, tepi jalan Padang-Bukitinggi.  Selain itu di outlet-outlet anggota kelompok pembuat keju tersebut. ** Berliano Jeyhan

 

 

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.