Sijunjung - Seluruh komponen pemerintah dan pemangku kepentingan di kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat sepakat untuk menyukseskan pelaksanaan Imunisasi Campak/Measles dan Rubella (MR) yang akan dilaksanakan pada 1 Agustus sampai dengan 31 September 2018 mendatang.  

Demikian disampaikan Bupati Sijunjung, Drs.H.Yuswir Arifin, MM setelah memimpin Apel Gabungan Penggalanagan Komitmen  Kampanye Campak dan Rubella(MR) di Lapangan Prof.M.Yamin SH.Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Senin (2/7).  

Dikatakan, kami sepakat untuk menggerakan seluruh Kepala Puskesmas, Camat dan Pejabat pemerintah di seluruh pelosok kabupaten Sijunjung untuk menyukseskan pelaksanaan Imunisasi Campak dan Rubella bagi anak usia 9 bulan sd 15 tahun.

“Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella di propinsi Sumatera Barat ini merupakan bagian dari program nasional di 28 propinsi diluar pulau Jawa, yang menyasar sekitar 32 juta anak. Kegiatan ini merupakan tahap kedua imunisasi Campak dan Rubella yang sebelumnya (tahap pertama) telah dilaksanakan pada bulan Agustus dan September 2017, di seluruh pelosok pulau Jawa yang berhasil menyasar sekitar 35 juta anak," ungkapnya.

Dijelaskan Bupati Sijunjung Drs.H.Yuswir Arifin, sebanyak 1,5 juta anak di 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat akan menjadi sasaran vaksin Campak dan Rubella. Pemerintah telah menetapkan target capaian nasional 95 persen dengan ketentuan tidak ada daerah yang berada di bawah angka capaian 80 persen untuk memastikan keberhasilan kampanye ini.



Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung akan melaksanakan pemberian imunisasi ini di 297 Posyandu, dan 13 Puskesmas. Selain itu, pemberian imunisasi  akan menyasar ke  490 TK/PAUD,  211 SD/MI,  64 SMP/MTs dan 3 Sekolah Luar Biasa. 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung Drg. Ezwandra, MSc, mengatakan, seluruh lapisan masyarakat juga akan dilibatkan untuk mensukseskan jalan nya imunisasi Campak dan Rubella. 

Penyakit Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi yang menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus. “Bahaya penyakit campak dapat menyebabkan anak terkena radang paru, radang otak hingga gizi buruk. Sedangkan Rubella dapat menyebabkan kebutaan, kepala kecil, katarak hingga gangguan pendengaran. Tidak ada pengobatan untuk penyakit ini, tapi bisa di cegah melalui Vaksin MR adalah upaya pencegahan yang terbaik untuk melindungi anak cucu kita” ungkap Rustina, Fasilitator Pendamping MR dari Unicef. (Nal)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.