Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menghadiri pelepasan jenazah Marlis Rahman di rumah duka (Ist)

PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) periode 2009-2010, Marlis Rahman mangkat di usia ke 76 tahun Sabtu pagi(28/7) di kediamannya, kawasan Perumahan Dosen Unand, Ulu Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Lazimnya, sebagai mantan pejabat Negara, sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu dibawa ke kantor Gubernur Sumbar. Hal itu dilakukan sebagai penghormatan terakhir bagi almarhum yang telah berjasa untuk daerah. Namun, karena permintaan keluarga, jenazah mantan Rektor Universitas Andalas (Unand) itu urung dibawa ke Kantor Gubernur.

"Dengan alasan pihak keluarga, maka jenazah Bapak Marlis Rahman tidak jadi dibawa ke kantor Gubernur untuk acara penghormatan terakhir," kata Kasubag Pemberitaan Biro Humas Setda Pemprov Sumbar, Fadli Junaidi, Sabtu (28/7).

Informasi yang dihimpun, almarhum dikebumikan sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (28/7) di pandan pakuburan Limau Manis, Kecamatan Lubuk Kilangan yang tak jauh dari kediaman almarhum yang pernah mendampingi mantan Mendagri Gamawan Fauzi sebagai Wakil Gubernur periode 2005-2009 itu.

Selain keluarga besar, kepergian Marlis Rahman ke tempat peristirahatan terakhir, turut dilepas dan diantar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit.

Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal yang turut melayat almarhum mengatakan, kabar meninggalnya Marlis Rahman berhembus sejak pukul 07.00 WIB pagi hari Sabtu. Namun, dari informasi di kediaman duka, almarhum wafat usai salat subuh.

Seperti biasa, terang Jasman, sehabis menunaikan ibadah subuh, almarhum Marlis selalu ke kamar mandi. "Biasanya, setiap ke kamar mandi, selalu didampingi dan dipantau oleh sang istri," kata Jasman yang tidak mendetailkan sakit yang diderita Marlis Rahman.

Namun, pagi Sabtu (28/7) itu, almarhum ke kamar mandi tanpa diketahui sang istri yang ketiduran usai salat subuh. Istrinya baru mengetahui saat terbangun dan langsung ke Kamar mandi, sekitar pukul 07.00 Wib. Alangkah terkejutnya sang istri, saat mendapati almarhum dalam keadaan tertelungkup.

"Untuk memastikan kondisi beliau, pihak keluarga lalu memanggil dokter. Hasilnya, dokter menyatakan beliau wafat dan tidak sempat di bawa ke Rumah Sakit," tuturnya.

Marlis lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, 9 Juni 1942 (76). Almarhum  putra dari pasangan almarhum Malin Batuah dan almarhumah Lian.

Almarhum pernah menjabat Gubernur Sumatera Barat yang dilantik oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi pada hari senin 7 Desember 2009.

Sebelumnya Marlis Rahman, merupakan wakil Gubernur terpilih bersama Gubernur, Gamawan Fauzi. Pasangan ini merupakan gubernur pertama yang dipilih secara langsung oleh masyarakat Sumbar dan dilantik pada 15 Agustus 2005.

Selain pernah berkarir di politik, almarhum juga pernah menjadi rektor Universitas Andalas (Unand) dan Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumbar. (Ril)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.