Padangpanjang – Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Padangpanjang gelar sosialisasi monitoring dan evaluasi pemanfaatan dana hibah dan bantuan sosial untuk semua pengurus Masjid/Mushalla se-Kota Padangpanjang, di Mushalla Balaikota setempat, Rabu (11/7).

Walikota Padangpanjang H. Hendri Arnis, BSBA melalui Kepala Bagian Kesra Drs. Eri didampingi Sekretaris BPKD Irsal, S.Sos menyampaikan, untuk yang belum menerima dana hibah dan bantuan social, agar memasukan proposal hingga bulan Februari mendatang.

“Jangan sampai proposal dimasukan hingga pertengahan tahun. Jika sudah sampai pada pertengahan tahun maka akan sulit bagi kita untuk memprosesnya, maka kami harap pada bulan Februari sudah masuk proposal dari semua pengurus,” katanya.

Eri mengatakan, terkait dana Bansos ini boleh diterima secara pribadi. “Contoh ada orang yang sangat membutuhkan dana (Jika suaminya sudah meninggal dan anak-anaknya masih sekolah) dan kita bisa berikan dana bansos ini,” ucapnya.

Sementara untuk Dana Hibah Masjid/Mushalla, tambah Eri, tidak bisa ditakar berapa uangnya/bantuannya, sebab semua Masjid/mushalla tidak sama, ada yang sudah bagus dan ada pula yang masih membutuhkan dana banyak.

“Hibah Masjid/mushalla tergantung dari kempuan keuangan daerah, jika masjid memang butuh dana lebih bisa dikasih lebih begtu juga sebaliknya, dan berapa jumlahnya tergantung dengan keadaan masing-masing Masjid/Mushalla itu sendiri,” pungkasnya. (Del)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.