Hasil rekapitulasi Pilkada Pariaman tingkat kota. Foto/istimewa
Pariaman ---- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman tetapkan hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman 2018, Rabu (4/7).

Dalam rekapitulasi tersebut, pasangan walikota dan wakil walikota Pariaman nomor urut 3 Genius Umar dan Mardison Mahyuddin, memperoleh suara terbanyak mengungguli paslon Mahyuddin-Muhammad Ridwan dan Dewi Fitri Deswati-Pabrisal.

Pasangan Genius Umar-Mardison Mahyuddin memperoleh 24.021 atau 54,67 % dari 43.935 suara sah. Sedangkan pasangan Mahyuddin-Muhammad Ridwan memperoleh 18.211 suara atau 41,45 persen dan pasangan Dewi Fitri Deswati-Pabrisal memperoleh 1.703 suara atau 3,88 persen.

Pasangan Genius-Mardison atau disingkat GEMA mengungguli dua paslon lain di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pariaman Tengah, Kecamatan Pariaman Timur dan Kecamatan Pariaman Selatan.

Di kecamatan Pariaman Tengah pasangan Genius Umar dan Mardison Mahyuddin memperoleh suara tertinggi dengan 8.597 suara. Sedangkan dua paslon lain, Mahyuddin-Ridwan dan Dewi-Pabrisal masing-masing memperoleh 6.270 suara dan 594 suara.

Di Kecamatan Pariaman Timur, pasangan Genius Umar-Mardison Mahyuddin juga unggul. Sebanyak 5.054 suara diperoleh pasangan ini. Perolehan suara tersebut disusul pasangan Mahyuddin-Muhammad Ridwan dengan 3.245 suara. Perolehan suara ketiga ditempati oleh Dewi Fitri Deswati-Pabrisal dengan 272 suara.

Di kecamatan Pariaman Selatan, Genius Umar dan Mardison Mahyuddin kembali unggul dengan raihan 5.147 suara. Disusul pasangan Mahyuddin-Muhammad Ridwan dengan 3.270 suara dan pasangan Dewi Fitri Deswati-Pabrisal dengan 529 suara.

Di Kecamatan Pariaman Utara pasangan Mahyuddin dan Muhammad Ridwan menang tipis atas perolehan suara pasangan Genius Umar-Mardison Mahyuddin dengan 203 suara.
 

Mahyuddin dan Muhammad Ridwan memperoleh 5.426 suara, sedangkan Genius Umar-Mardison Mahyuddin memperoleh 5.223 suara. Pasangan Dewi Fitri Deswati-Pabrisal memperoleh suara ketiga dengan 308 suara.

Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria mengatakan, KPU Kota Pariaman telah menetapkan hasil perhitungan suara pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman 2018. Hasil tersebut tidak jauh berbeda dengan hasil real count C1 yang dilakukan KPU Kota Pariaman.

Menurut Boedi, usai ditetapkannya hasil penghitungan suara pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman 2018, KPU Kota Pariaman masih menunggu pengajuan sangketa hasil pilkada selama 3 hari, terhitung satu hari penetapan hasil dilakukan.

"Jika hingga batas waktu masa pengajuan sengkea ditutup tidak kunjung ada gugatan, KPU Kota Pariaman akan melakukan pleno penetapan calon terpilih," katanya.

Menurutnya, penyelenggaraan Pilwako Pariaman secara umum berlangsung aman dan lancar. Tidak ditemukan kendala. Begitupun dengan perbedaan pilihan politik masyarakat pada saat kampanye, kembali mencair.

"Sedangkan tingkat partisipasi sebesar 74, 5 persen, hampir mencapai target yang ditetapkan KPU RI sebesar 75 persen," pungkasnya.
 

Pilwako Pariaman kondusif

Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan mengklaim penyelenggaraan Pilwako Pariaman berlangsung kondusif. Dari tahapan awal pendaftaran hingga tahapan puncak pemungutan dan penghitungan suara, situasi terkendali.

"Selama pelaksanaan Pilwako situsi kondusif, meskipun dinamikanya cukup tinggi pada saat kampanye, semuanya kembali bersatu," ungkapnya.

Usai tahapan pemungutan, perhitungan dan rekapitulasi, pihaknya masih melakukan pengamanan logistik secara melekat. Pergeseran logistik dari TPS hingga ke KPU Kota Pariaman dikawal kepolisian.

Selain pengamanan logistik, pengamanan melekat pasangan calon masih dilakukan hingga Oktober 2018 mendatang.

"Pengamanan melekat masih dilakukan hingga pelantikan walikota dan wakil walikota Pariaman terpilih," tutupnya. (Nanda)

Sumber: Pariamantoday.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.