TOPIKINI.COM – Gelombang pasang yang terjadi di pantai Ulak Karang Utara, Padang,Kamis (26/07/2018), menyebabkan  18 rumah penduduk, rusak parah dan sedang. Gelombang pasang menghancurkan bagian belakang rumah penduduk yang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan.

Warga RT 04 RW 06 kelurahan Ulak Karang Utara yang menjadi korban gelombang, tidak mampu berbuat banyak melihat kondisi rumah mereka yang hancur diterjang gelombang.

Selain menghancurkan bagian belakang rumah, air laut juga masuk ke dalam rumah. Warga terpaksa mengeluarkan air yang masih tergenang dengan timba.  Sedangkan barang-barang elektronika milik warga, dipindahkan ke  tempat yang lebih tinggi.

Untuk mengantisipasi agar air laut tidak terlalu masuk ke rumah, warga membuat penghalang dari pasir yang dimasukkan dalam karung-karung plastik. Karung-karung pasir ini nantinya diletakkan di bagian belakang  rumah-rumah mereka.

“Kejadinnya tadi pagi. Tinggi pasang sampai 5 meter. Masuk ke rumah. Ada yang rusak, rumah sebelah. Tidak ada korban jiwa. Kami keluar rumah dan menunggu badai reda,” kata Elmawati, warga Ulak Karang Utara.

Saat ini, bantuan dari pemerintah kota baru berupa karung-karung untuk membuat bendungan agar ombak tak langsung menghantam rumah warga.

“Ada 18 rumah, berat sampai sedang. Kebanyakan yang rusak, bagian belakang rumah. Bantuan dari pemerintah berupa karung-karung pasir dan makanan mie instand,” kata Bambang Adiruscahya, lurah Ulak Karang Utara.

Tidak ada korban jiwa akibat gelombang pasang ini. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga beberapa hari kedepan.(Dio)


Sumber: topikini.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.