Padangpanjang – Sebelum berangkat ke tanah suci Mekkah, sebanyak 210 orang calon Jemaah Haji Kota Padangpanjang ikuti bimbingan dan pelatihan dalam pelaksanaan Haji, di Aula Perguruan Thawalib Putra, Selasa (3/7).

Hal ini guna memberikan pemahaman, informasi pada calon jamaah haji, mengenai keterampilan dan kemampuan tentang pelaksanaan ibadah haji yang sesuai dengan buku manasik haji, memberikan pengetahuan, kemampuan tata cara kesehatan dan keselamatan dalam pelaksanaan ibadah haji, serta memberikan informasi, gambaran situasi dan kondisi yang akan dan kemungkinan terjadi baik selama di perjalanan ataupun selama di tanah suci.

Walikota Padangpanjang H. Hendri Arnis. BSBA diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Drs. Eri yang turut hadir menyampaikan selamat kepada calon jemaah haji, dan berharap menjadi haji yang mabrur.

“Meskipun para Jemaah haji telah mengikuti bimbingan dari kelompok masing-masing, namun kegiatan yang diselenggarakan Kementrian Agama Padangpanjang ini kita harap tetap dapat dikuti dengan sebaik mungkin. Mudah - mudahan ilmu yang diterima dapat diserap dan menjadi bekal untuk pelaksanaan ibadah haji nantinya," ujarnya.

Eri juga berharap, kegiatan ini dapat menyatukan calon jamaah haji Kota Padangpanjang seutuhnya, sekaligus terjalinnya rasa persaudaraan sesama jamaah haji dan terwujudnya rasa saling bantu bagi sesama jamaah.

“Calon Jamaah Haji yang telah siap berangkat ke tanah suci Mekkah diharapkan dapat mengkondisikan diri dengan cara melatih kesabaran, meluruskan niat ibadah karena Allah, disiplin dalam mengatur waktu dan menjaga kesehatan dengan menjaga pola makan serta istirahat yang cukup,” jelasnya.



Sementara itu, Kepala Kementrian Agama Kota Padangpanjang Drs. H. Gusman Piliang, MM menyebutkan, bahwa Kota Padangpanjang bergabung dengan Kota Pariaman pada Kloter 11. "Insyaallah kita akan berangkat pada tangaal 27 Juli menuju embarkasi Padang, kita bergabung dengan Kota Pariaman, secara kesulurahan calon jamaah yang berangkat sekitar 393 orang", jelasnya.

Gusman menambahkan, selama ini, Pemerintah dan Kementrian Agama telah berupaya untuk menjalankan inovasi - inovasi dan selalu bertekad dalam meningkatkan pelayanan dan kenyaman  untuk jemaah haji.

“Kita sangat mengapresiasi kepada Pemerintah yang telah menanggung biaya domestik dari Padangpanjang ke Padang dan sebaliknya. Jadi jamaah haji kita tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membayar transportasi dan biaya angkutan barang karena telah diditanggung oleh Pemerintah," pungkas Gusman. (Del)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.